Emas sempat naik ke sekitar 4.450 USD, level tertinggi sejak awal Juni, sebelum mengembalikan sebagian kenaikan pada Kamis.
Penarikan terjadi saat trader menilai kembali dampak CPI AS Juli yang lebih lunak. Sementara data inflasi mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Fed September, harga energi yang lebih tinggi dapat menjaga risiko inflasi tetap hidup.
Katalis besar berikutnya adalah laporan PPI AS, yang dapat memberikan sinyal lain tentang prospek inflasi. Pembacaan yang lebih lunak dapat mendukung emas dengan menjaga tekanan pada imbal hasil dan dolar.

Dari perspektif teknikal, emas tetap relatif kuat di atas area 4.400 USD. Zona 4.450 USD adalah resistensi besar pertama, dengan penembusan berkelanjutan berpotensi membuka jalan menuju area 4.500 USD.
Di sisi bawah, 4.400 USD adalah level pertama yang perlu diperhatikan, diikuti oleh SMA 100-hari di dekat 4.388 USD.
Bagi para trader, pengaturan tetap sensitif terhadap inflasi AS, harga minyak dan ekspektasi Fed. Dolar yang lebih kuat atau data inflasi yang lebih panas dapat memicu aksi ambil untung lebih lanjut, sementara data yang lebih lunak dapat membawa pembeli kembali ke emas.
