Cadangan Devisa Indonesia pada April 2026 tercatat di $146,2 miliar yang lebih rendah dari $148,2 miliar pada akhir Maret 2026 seperti dicatat oleh Bank Indonesia (BI). Dalam catatan tersebut, perkembangan ini dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penerbitan global obligasi pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah.
Cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angkanya masih di atas standar kecukupan internasional yaitu sekitar 3 bulan impor.
Reaksi Pasar
USD/IDR berada di 17.370, yang naik 0,07% pasca rilis data. Pasangan mata uang ini sedikit rebound setelah turun untuk dua hari berturut-turut.
Indikator Ekonomi
Cadangan Devisa
Laporan Aset Cadangan Resmi Indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia setiap bulan menunjukkan perubahan aset cadangan dalam mata uang Dolar AS. Bank Indonesia juga menyampaikan pandangannya tentang apakah tingkat cadangan tersebut memadai untuk terus mendukung ketahanan sektor eksternal dan stabilitas keuangan.
Baca lebih lanjutRilis terakhir: Jum Mei 08, 2026 03.00
Frekuensi: Bulanan
Aktual: -
Konsensus: -
Sebelumnya: $148.2
Sumber: Bank of Indonesia
