VG Markets Unduh

Dolar AS Melemah di Awal Pekan - Pasar Mulai Mempertanyakan Fed

Dolar AS Melemah di Awal Pekan - Pasar Mulai Mempertanyakan Fed

Dolar AS sedang menjalani awal pekan yang berat.


Indeks Dolar sudah turun ke level terendah dua bulan, sementara EUR/USD menembus di atas 1,1600 dan AUD/USD juga berada di atas 0,7120.

Tekanan utamanya berasal dari Fed.


Data AS memberi trader lebih sedikit alasan untuk mengharapkan kenaikan suku bunga lain, dan pasar pun bergerak cepat untuk memperhitungkannya. Peluang kenaikan suku bunga September kini turun ke sekitar 30%, merosot tajam dari lebih dari 50% sepekan lalu.


Perubahan harga ini mulai terasa di seluruh pasar. Emas mulai diminati, imbal hasil Treasury tertekan, dan dolar kehilangan pijakan terhadap sebagian besar mata uang utama.

EUR/USD saat ini berada di sekitar level yang dianggap ING mendekati nilai wajarnya jangka pendek di 1,1600–1,1650. Setelah pergerakan terakhir, bertahan di atas 1,1600 mungkin lebih penting daripada sekadar mendorong lebih tinggi lagi.

Aussie juga ikut menguat. AUD/USD di atas 0,7120, terbantu oleh sikap hawkish RBA dan permintaan komoditas yang kuat.


Lalu ada cerita jangka panjang dolar AS.


Utang pemerintah AS sudah mendekati 40 triliun USD, sementara biaya bunga utang itu terus membengkak. Michael Hartnett, ahli strategi Bank of America, memperkirakan dolar akan terus berada dalam tekanan depresiasi dalam jangka panjang.


Jika data AS ke depan terus melemahkan argumen untuk kenaikan suku bunga lagi, dolar bisa tetap tertekan. Tapi setelah perubahan harga yang tajam hanya dalam sepekan, langkah selanjutnya mungkin sangat bergantung pada apa yang akan ditunjukkan data AS berikutnya.