- AUD/USD berkonsolidasi di sekitar 0,7000 setelah pulih tajam pada grafik 4 jam.
- PBOC mempertahankan Suku Bunga Dasar Pinjaman/Loan Prime Rates satu tahun dan lima tahun masing-masing di 3,00% dan 3,50%.
- Para investor menantikan rata-rata empat minggu Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS setelah sebelumnya di 19,75 ribu.
AUD/USD diperdagangkan di sekitar area 0,7000 pada hari Senin, bertahan dekat level tertinggi terbaru setelah pulih dari penurunan pekan lalu. Dolar Australia (AUD) tetap didukung oleh permintaan Dolar AS (USD) yang terbatas, meskipun meningkatnya risiko geopolitik dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang sedikit lebih tinggi membatasi kenaikan pasangan mata uang ini.
Di Tiongkok, Bank Rakyat Tiongkok (People Bank of China's atau PBOC) membiarkan suku bunga pinjaman acuannya tidak berubah untuk bulan keempat belas berturut-turut. Suku Bunga Dasar Pinjaman satu tahun, yang memengaruhi sebagian besar pinjaman korporasi dan rumah tangga, tetap di 3,00%, sementara suku bunga lima tahun, yang umum digunakan untuk menentukan harga hipotek, dipertahankan di 3,50%. Keputusan yang telah diprakirakan ini hanya berdampak terbatas secara langsung pada Dolar Australia, sementara ketiadaan stimulus moneter tambahan menyoroti kekhawatiran terhadap pemulihan ekonomi Tiongkok yang tidak merata.
Dari sisi Amerika Serikat (AS), imbal hasil obligasi Pemerintah AS naik tipis, memberikan sedikit dukungan bagi Greenback. Namun, prospek inflasi yang lebih lemah telah membantu meredam ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang agresif, sehingga membatasi pemulihan Dolar AS. Para ahli strategi obligasi terus memprakirakan imbal hasil jangka pendek akan mereda saat pasar mengurangi prakiraan kenaikan suku bunga mereka.
Ketidakpastian geopolitik juga membuat para investor tetap berhati-hati saat Amerika Serikat dan Iran memperluas serangan mereka. Serangan terbaru telah menargetkan infrastruktur militer dan sipil, sementara serangan yang melibatkan kapal-kapal tanker dan fasilitas-fasilitas desalinasi telah meningkatkan kekhawatiran terhadap jalur pelayaran Teluk, pasokan air regional, dan gangguan lebih lanjut di pasar energi. Lingkungan risk-off dapat meningkatkan permintaan safe-haven terhadap USD dan membatasi kenaikan mata uang-mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti Dolar Australia.
Ke depan, para investor akan memantau rata-rata empat minggu Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS pada hari Selasa. Rilis sebelumnya menunjukkan bahwa para pemberi kerja swasta menambahkan rata-rata 19,75 ribu pekerjaan per minggu dalam empat minggu yang berakhir pada 27 Juni, turun dari 21 ribu sebelumnya. Perlambatan lebih lanjut dapat memperkuat tanda-tanda melambatnya momentum perekrutan dan membebani Greenback, sementara angka yang lebih kuat dapat mendukung imbal hasil AS dan memberi tekanan baru pada AUD/USD.

Analisis Teknis Jangka Pendek:
Pada grafik 4 jam, AUD/USD diperdagangkan di 0,7002, mempertahankan bias bullish yang moderat saat berkonsolidasi di atas Simple Moving Average (SMA) 20 periode di 0,6995 dan SMA 100 periode di 0,6939. Pengelompokan harga di atas average ini mengindikasikan permintaan yang mendasari masih utuh, sementara Relative Strength Index (RSI) di sekitar 59 mengindikasikan momentum positif namun belum berlebihan, memberi isyarat bahwa penurunan kecil mungkin masih akan menarik pembeli dalam waktu dekat.
Di sisi atas, resistance terdekat muncul di 0,7010, dengan batas yang lebih kuat tepat di atasnya di 0,7015, di mana penembusan akan membuka jalan bagi kenaikan yang lebih tegas. Di sisi bawah, support awal terlihat di 0,6998, diikuti oleh 0,6996, dengan SMA 20 periode di 0,6995 memperkuat dasar terdekat ini; pullback yang lebih dalam menuju SMA 100 periode di 0,6939 kemungkinan akan bertemu permintaan yang lebih kuat dalam jangka menengah.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)
