Dolar Australia Melemah di Tengah Kembali Memanasnya Ketegangan Iran Menjelang Risalah Rapat The Fed

Dolar Australia Melemah di Tengah Kembali Memanasnya Ketegangan Iran Menjelang Risalah Rapat The Fed
  • Dolar Australia memangkas kenaikan sebelumnya setelah Donald Trump mengatakan perjanjian gencatan senjata dengan Iran telah berakhir.
  • Meningkatnya ketegangan geopolitik mendorong permintaan aset-aset safe-haven dan mendukung Dolar AS.
  • Pasar kini menunggu Risalah Rapat Federal Reserve untuk mencari petunjuk baru mengenai prospek kebijakan.

AUD/USD turun ke sekitar 0,6920 pada hari Rabu pada saat berita ini ditulis, turun 0,13% pada hari ini setelah memangkas kenaikan sebelumnya. Dolar Australia (AUD) berada di bawah tekanan karena penghindaran risiko semakin intensif setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan bahwa nota kesepahaman dengan Iran yang bertujuan untuk menetapkan gencatan senjata kini telah "berakhir."

Trump juga menyatakan bahwa ia tidak ingin lagi bernegosiasi dengan Iran, sambil mengumumkan kebijakan-kebijakan perdagangan terhadap Spanyol dan memperbarui kritiknya terhadap North Atlantic Treaty Organization (NATO). Pernyataan-pernyataan ini membebani sentimen pasar dan meningkatkan permintaan aset-aset safe-haven. Kontrak Berjangka S&P 500 turun lebih dari 0,90%, sementara Dolar AS (USD) menguat. Sementara itu, harga Minyak naik saat para investor semakin khawatir terhadap potensi gangguan pasokan global.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan AS menargetkan infrastruktur militer Iran sebagai respons atas serangan terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz. Runtuhnya nota kesepahaman telah menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap keamanan jalur perairan strategis ini, yang dilalui oleh porsi signifikan ekspor Minyak global. Para pelaku pasar khawatir bahwa konflik yang lebih luas dapat menjaga harga energi tetap tinggi dan memicu gelombang baru tekanan inflasi.

Sebelumnya hari ini, Dolar Australia sempat mendapat dukungan setelah Asisten Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA), Sarah Hunter, menegaskan kembali bahwa bank sentral tetap berkomitmen untuk membawa inflasi kembali ke target sambil mempertahankan lapangan kerja yang berkelanjutan.

Para investor kini mengalihkan perhatian mereka ke Risalah Rapat Juni Federal Open Market Committee (FOMC), yang akan dirilis pada pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB). Pasar akan mencari wawasan lebih lanjut mengenai alasan para pengambil kebijakan memilih untuk tidak memberikan forward guidance yang eksplisit mengenai suku bunga. Dalam konferensi pers pasca rapat, Ketua Federal Reserve (The Fed), Kevin Warsh, mengatakan bahwa para pengambil kebijakan sepakat bahwa forward guidance tidak cocok dengan lingkungan kebijakan saat ini.

Harga Dolar Australia Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar Australia (AUD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar Australia adalah yang terkuat melawan Yen Jepang.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD 0.07% 0.17% 0.24% -0.15% 0.21% -0.21% 0.02%
EUR -0.07% 0.09% 0.19% -0.23% 0.14% -0.27% -0.05%
GBP -0.17% -0.09% 0.09% -0.32% 0.06% -0.36% -0.16%
JPY -0.24% -0.19% -0.09% -0.41% -0.03% -0.46% -0.25%
CAD 0.15% 0.23% 0.32% 0.41% 0.37% -0.06% 0.15%
AUD -0.21% -0.14% -0.06% 0.03% -0.37% -0.41% -0.25%
NZD 0.21% 0.27% 0.36% 0.46% 0.06% 0.41% 0.20%
CHF -0.02% 0.05% 0.16% 0.25% -0.15% 0.25% -0.20%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar Australia dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili AUD (dasar)/USD (pembanding).