VG Markets Unduh

Dolar Australia Stabil saat Rebound Imbal Hasil AS Dukung USD

Dolar Australia Stabil saat Rebound Imbal Hasil AS Dukung USD
  • AUD/USD kehilangan momentum setelah menyentuh level tertinggi baru empat bulan di 0,7237 sebelumnya pada hari Rabu.
  • Rebound imbal hasil obligasi pemerintah AS memungkinkan Dolar AS memulihkan pelemahan sebelumnya.
  • Ketegangan di Timur Tengah dan kenaikan harga Minyak terus membatasi potensi kenaikan Dolar Australia.

AUD/USD stabil di sekitar 0,7220 pada saat berita ini ditulis pada hari Rabu, setelah menyentuh level tertinggi baru empat bulan di 0,7237 sebelumnya pada hari ini. Dolar Australia (AUD) kehilangan sebagian momentum saat Dolar AS (USD) rebound, didukung oleh kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS.

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun acuan naik ke 4,85%, sementara imbal hasil bertenor 30 tahun mencapai 5,30%. Kenaikan imbal hasil ini terjadi setelah Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan rencana untuk membeli kembali utang pemerintah jangka panjang senilai US$6 miliar, tiga kali lipat dari besaran operasi biasanya.

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan mendukung kelancaran fungsi pasar obligasi pemerintah AS. Namun, imbal hasil jangka panjang bergerak lebih tinggi setelah pengumuman tersebut, mengindikasikan bahwa pembelian kembali yang lebih besar itu belum cukup untuk segera meredakan tekanan jual pada utang pemerintah AS.

Imbal hasil yang lebih tinggi memberikan dukungan kepada Dolar AS dengan meningkatkan daya tarik relatif aset pendapatan tetap AS. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, akibatnya menghapus pelemahan sebelumnya dan kembali ke wilayah datar pada hari Rabu.

Rebound Greenback membatasi kenaikan AUD/USD, yang sebelumnya diuntungkan oleh data inflasi Tiongkok yang menggembirakan. Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) Tiongkok bulan Agustus naik 0,4% setelah mengalami kontraksi 0,1% pada bulan Juli, melampaui ekspektasi naik 0,3%. Secara tahunan, inflasi meningkat menjadi 0,8% dari sebelumnya 0,5%, sejalan dengan ekspektasi pasar.

Prospek kebijakan moneter Australia juga tetap mendukung Dolar Australia. Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA), Andrew Hauser, pada hari Selasa menyerukan tindakan lebih lanjut untuk membuat inflasi terkendali.

Namun, potensi kenaikan AUD/USD tetap terbatas oleh penghindaran risiko yang terkait dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan kenaikan harga Minyak. Permusuhan yang melibatkan AS, Iran, dan Houthi meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas, membebani sentimen investor.

Perhatian pasar kini beralih ke rilis Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) AS yang dijadwalkan pada hari Kamis, menjelang Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) pada hari Jumat.

Harga Dolar Australia Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar Australia (AUD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar Australia adalah yang terkuat melawan Dolar Kanada.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD -0.05% -0.06% -0.35% 0.16% -0.02% 0.15% 0.05%
EUR 0.05% 0.01% -0.30% 0.21% 0.03% 0.21% 0.11%
GBP 0.06% -0.01% -0.29% 0.21% 0.04% 0.21% 0.11%
JPY 0.35% 0.30% 0.29% 0.51% 0.33% 0.47% 0.41%
CAD -0.16% -0.21% -0.21% -0.51% -0.18% -0.01% -0.10%
AUD 0.02% -0.03% -0.04% -0.33% 0.18% 0.18% 0.09%
NZD -0.15% -0.21% -0.21% -0.47% 0.01% -0.18% -0.09%
CHF -0.05% -0.11% -0.11% -0.41% 0.10% -0.09% 0.09%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar Australia dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili AUD (dasar)/USD (pembanding).