Dolar AS pulih sedikit pada hari Jumat, dengan Indeks Dolar naik 0,25%, tetapi tetap berada dalam jalur penurunan bulanan setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tak berubah awal pekan ini.
Dolar menghadapi tekanan setelah data inflasi PCE inti AS yang lebih lemah dari perkiraan dan terusnya ketidakpastian mengenai prospek kebijakan Fed. Meskipun tiga pejabat Fed dilaporkan mendukung kenaikan suku bunga, Ketua Kevin Warsh tidak memberikan panduan jelas mengenai waktu langkah kebijakan masa depan.
Yen Jepang mengalami fluktuasi tajam dalam 24 jam terakhir. USD/JPY turun ke sekitar 158 menyusul laporan intervensi mata uang Jepang sebelum rebound di atas 160 setelah Bank of Japan mempertahankan suku bunga tak berubah. BOJ menyatakan inflasi dasar bisa mencapai target 2% sekitar awal 2027. Capital Economics mengatakan panduan tersebut bisa mendukung kenaikan suku bunga lagi sejak Oktober.
Di tempat lain, won Korea Selatan melemah setelah laporan intervensi resmi, sementara yuan Tiongkok sedikit menguat menyusul data PMI yang lebih lemah dari perkiraan. Euro dan pound melemah sedikit dalam perdagangan awal, sementara dolar Australia hampir tidak berubah.
Pelaku pasar akan terus memantau data ekonomi mendatang serta komentar dari bank sentral utama untuk sinyal kebijakan lebih lanjut.
Sumber: Reuters.
