Dolar Selandia Baru Turun Setelah Pengumuman Anggaran Selandia Baru

Dolar Selandia Baru Turun Setelah Pengumuman Anggaran Selandia Baru
  • Dolar Selandia Baru menghadapi tekanan jual ringan setelah pengumuman anggaran Selandia Baru 2026.
  • Pada hari Rabu, RBNZ mempertahankan OCR stabil di 2,25%, namun mengarahkan prospek kebijakan moneter yang hawkish.
  • Kekhawatiran baru atas kesepakatan AS-Iran telah mendukung Dolar AS.

Dolar Selandia Baru (NZD) turun mendekati 0,5890 terhadap Dolar AS (USD) selama perdagangan sesi Asia pada hari Kamis, menyusul pengumuman anggaran Selandia Baru 2026. NZD/USD sedikit turun meskipun Debt Management Office (DMO) negara telah mengurangi rencana penerbitan obligasi bruto untuk empat tahun hingga 30 Juni 2030 menjadi NZ$124 miliar dari prakiraan NZ$130 miliar pada bulan Desember, yang mengurangi kekhawatiran terhadap pelebaran masalah fiskal.

Untuk tahun berjalan, rencana DMO untuk menerbitkan obligasi senilai NZ$34 miliar tetap tidak berubah dengan prakiraan Desember.

Namun, prospek yang lebih luas untuk antipodean ini membaik karena kemungkinan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) menaikkan suku bunga pada pertemuan Juli meningkat setelah "penahanan suku bunga bersifat hawkish" pada hari Rabu.

Pasar dengan cepat menaikkan probabilitas kenaikan seperempat poin pada bulan Juli menjadi sekitar 75%, dan melihat suku bunga mencapai 3,0% pada akhir tahun, lapor Reuters.

Pada hari Rabu, RBNZ mempertahankan Official Cash Rate (OCR) stabil di 2,25%, sesuai prakiraan, tetapi menyatakan perlunya memperketat kondisi moneter di tengah inflasi yang meningkat. "Komite melihat tekanan inflasi ke depan, setuju bahwa suku bunga perlu lebih tinggi ke depan," kata Gubernur RBNZ, Anna Breman.

Sementara itu, Dolar AS diperdagangkan menguat tajam di tengah kekhawatiran baru terkait pembatalan negosiasi Amerika Serikat (AS)-Iran. Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan naik 0,2% mendekati 99,40.

Indikator Ekonomi

Keputusan Suku Bunga RBNZ

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengumumkan keputusan suku bunganya setelah setiap dari tujuh pertemuan kebijakan tahunan yang dijadwalkan. Jika RBNZ bersikap hawkish dan melihat tekanan inflasi meningkat, mereka akan menaikkan Official Cash Rate (OCR) untuk menurunkan inflasi. Ini positif bagi Dolar Selandia Baru (NZD) karena suku bunga yang lebih tinggi menarik lebih banyak arus masuk modal. Demikian pula, jika RBNZ mencapai pandangan bahwa inflasi terlalu rendah, bank ini akan menurunkan OCR, yang cenderung melemahkan NZD.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Rab Mei 27, 2026 02.00

Frekuensi: Tidak teratur

Aktual: 2.25%

Konsensus: 2.25%

Sebelumnya: 2.25%

Sumber: Reserve Bank of New Zealand

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengadakan pertemuan kebijakan moneter tujuh kali setahun, mengumumkan keputusan mereka tentang suku bunga dan penilaian ekonomi yang mempengaruhi keputusan mereka. Bank sentral memberikan petunjuk tentang prospek ekonomi dan jalur kebijakan di masa depan, yang sangat relevan untuk penilaian NZD. Perkembangan ekonomi yang positif dan prospek yang optimis dapat mendorong RBNZ untuk memperketat kebijakan dengan menaikkan suku bunga, yang cenderung bersifat bullish bagi NZD. Pengumuman kebijakan biasanya diikuti oleh konferensi pers Gubernur sementara Christian Hawkesby.