VG Markets Unduh

Dow Jones Industrial Average Memperhitungkan Perang Terakhir

Dow Jones Industrial Average Memperhitungkan Perang Terakhir
  • DJIA turun hampir 260 poin ke di bawah 53.500, terendah di area 53.400.
  • Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 30 tahun menembus 5,31%, level tertinggi dalam 19 tahun.
  • Minyak mentah naik sekitar 3% seiring berakhirnya kerangka kerja 60 hari AS-Iran.

Dow Jones Industrial Average melepas hampir 260 poin ke di bawah 53.500, turun sekitar setengah persen, pada hari ketika jendela negosiasi 60 hari yang dimaksudkan untuk mengakhiri perang atas Selat Hormuz berakhir tanpa ada kesepakatan pengganti. Untuk sesi kedua berturut-turut, tertinggi hari adalah level pembukaan, dan level terendah di area 53.400 muncul pada jam-jam terakhir saat imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor panjang terdorong ke level tertinggi 19 tahun.

Batas Waktu Berlalu Tanpa Hasil

Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa negara itu mungkin beralih dari kebijakan defensif ke kebijakan ofensif jika diplomasi gagal, meningkatkan eskalasi baik di Selat maupun di seluruh kawasan yang lebih luas, dan Garda Revolusi menegaskan kembali bahwa tidak ada kapal yang lewat tanpa izin Iran dan bahwa jalur air itu hanya dibuka kembali setelah syarat-syarat Teheran dipenuhi. Tiga kapal melintas pada hari Minggu, dibandingkan rata-rata lima hari sebanyak 12 dan sekitar 130 per hari sebelum perang.

Kementerian luar negeri Teheran berpendapat bahwa jendela dua bulan itu tidak pernah tertulis dalam teks dan bahwa waktu tersebut tidak memiliki signifikansi khusus, yang aneh jika dipertahankan dengan jumlah transit di level-level itu. Trump telah mengatakan kepada Oman, satu-satunya saluran yang masih aktif, bahwa menghalanginya akan dibalas dengan pengeboman. Minyak mentah naik sekitar 3%, dengan West Texas Intermediate (WTI) di atas level US$83,00 dan Brent di atas level US$88,00.

Perdagangan Perang Sudah Sepenuhnya Diprakirakan, hanya saja bukan di sini

Tiga kilang besar Amerika diperdagangkan di atau dekat level rekor, Valero (VLO) di level tertinggi sepanjang masa, Marathon Petroleum (MPC) di level terbaiknya sejak pemisahan pada 2011 dan Phillips 66 (PSX) di level rekor sejak pencatatan. Valero dan Marathon Petroleum telah lebih dari dua kali lipat tahun ini dan Phillips 66 naik sekitar 85%, dengan marjin diesel berjalan mendekati US$100 per barel saat serangan Ukraina membuat penyulingan Rusia berhenti beroperasi dan kapasitas Teluk tetap terhambat di balik titik sempit tersebut.

Tidak satu pun dari ketiganya berada dalam indeks ini. Satu-satunya saham energi di antara tiga puluh saham lainnya adalah Chevron (CVX), sebuah perusahaan besar terintegrasi yang unit penyulingannya merupakan segmen dalam bisnis yang juga memerlukan minyak. Ekspresi ekuitas paling murni dari perang pasokan selama lima bulan dibayar penuh di pasar saham Amerika, dan Dow Jones Industrial Average teridak berpartisipasi di dalamnya.

Obligasi Tenor Panjang Lebih Dulu Melakukan Penilaian

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 30 tahun menembus 5,31%, lebih dari empat basis poin lebih tinggi dan yang tertinggi sejak Juni 2007, dengan imbal hasil bertenor 10 tahun di atas 4,72% dan bahkan tenor dua tahun sedikit lebih kuat satu basis poin, sehingga seluruh kurva bergerak berdasarkan inflasi, bukan karena kekhawatiran terhadap pertumbuhan. Marjin penyulingan mendekati US$100 per barel adalah input inflasi dengan jeda pengiriman, bukan keuntungan besar dari energi, karena diesel adalah imput harga untuk angkutan barang, peralatan pertanian, dan setiap barang yang bergerak dengan truk.

Data hari itu menguatkan arah tersebut dan diabaikan selama sebagian besar sesi. Survei manufaktur Empire State di 20,6 dibandingkan konsensus 11 dan 15,6 pada bulan Juli, angka terkuat dalam lebih dari empat tahun, dengan pesanan yang belum terpenuhi naik sepuluh poin menjadi 15,5 dan harga yang dibayar meningkat sementara harga yang diterima turun. Kontrak berjangka menghabiskan pekan sebelumnya dengan mengubah peluang kenaikan suku bunga September dari 50:50 pada 10 Agustus menjadi sekitar sepertiga, penilaian yang kini telah ditolak untuk divalidasi oleh obligasi bertenor panjang.

Minggu Ini Memberikan Jawaban

Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) akan mempublikasikan risalah rapat dari pertemuan 29 Juli pada hari Rabu pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB), catatan dari keputusan menahan suku bunga 9-3 yang diperdebatkan sebelum data inflasi yang lemah, sebelum penjualan ritel yang meleset dari prakiraan dan sebelum manufaktur yang lebih baik dari prakiraan pagi ini, sehingga catatan perdebatan itu hadir setelah data yang menggerakkannya. Data pendahuluan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) bulan Agustus pada hari Jumat menjadi data penting lainnya, manufaktur diprakirakan di 53,8 dari 53,9 dan jasa di 54 dari 54,6.

Hari Selasa ada kumpulan data perumahan, dengan izin bangunan di 1,37 juta dibandingkan 1,374 juta dan pembangunan rumah baru di 1,35 juta dari 1,427 juta pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB), produksi industri 0,3% dari 0,1% pada pukul 13:15 GMT (20:15 WIB), dan penjualan rumah tertunda 0,2% dari -5,4% pada pukul 14:00 GMT (21:00 WIB). Hari Kamis menghadirkan klaim tunjangan pengangguran awal di 212 ribu dibandingkan 209 ribu dan survei The Fed Philadelphia yang diprakirakan di 25 dari 41,4. Home Depot (HD) merilis laporan pendapatan pada hari Selasa dan Walmart (WMT) pada hari Kamis, memberi konsumen yang melewatkannya pekan lalu kesempatan kedua untuk didengar dari dalam indeks.

Level-Level Teknis Dow Jones Industrial Average

Resistance: Area 53.500 adalah batas langsung, setelah berhasil ditembus pada sesi ini, dengan dasar 53.800 yang telah ditembus di atasnya lalu 53.900 dan pijakan awal Agustus di dekat 54.100, sementara rekor berada sedikit di bawah 54.750.

Support: Area 53.400 adalah dasar sesi dan garis yang menentukan arah pekan ini. Di bawahnya terdapat area 53.200 lalu 53.000, dengan Exponential Moving Average (EMA) 50-hari di dekat 52.400 sebagai pertahanan yang lebih dalam.

Bias: Bearish. Kisaran harian sekitar 380 poin dibandingkan 200 pada sesi sebelumnya mengakhiri kompresi ke sisi bawah, dan Stochastic Relative Strength Index (Stoch RSI) harian di dekat 76 yang berada di batas atas sementara indeks membentuk lower highs dan lower lows adalah sebuah momentum yang sudah ditolak oleh harga. Tidak valid jika terjadi penutupan harian kembali di atas 53.800.


Grafik Harian Dow Jones

Pertanyaan Umum Seputar Dow Jones

Dow Jones Industrial Average, salah satu indeks pasar saham tertua di dunia, disusun dari 30 saham yang paling banyak diperdagangkan di AS. Indeks ini dibobot berdasarkan harga, bukan berdasarkan kapitalisasi. Indeks ini dihitung dengan menjumlahkan harga saham-saham penyusunnya dan membaginya dengan faktor, yang saat ini adalah 0,152. Indeks ini didirikan oleh Charles Dow, yang juga mendirikan Wall Street Journal. Pada tahun-tahun berikutnya, indeks ini dikritik karena tidak cukup mewakili secara luas karena hanya melacak 30 konglomerat, tidak seperti indeks yang lebih luas seperti S&P 500.

Banyak faktor yang mendorong Dow Jones Industrial Average (DJIA). Kinerja agregat perusahaan komponen yang terungkap dalam laporan laba perusahaan triwulanan adalah yang utama. Data ekonomi makro AS dan global juga berkontribusi karena berdampak pada sentimen investor. Tingkat suku bunga, yang ditetapkan oleh Federal Reserve (The Fed), juga memengaruhi DJIA karena memengaruhi biaya kredit, yang sangat diandalkan oleh banyak perusahaan. Oleh karena itu, inflasi dapat menjadi pendorong utama serta metrik lain yang memengaruhi keputusan The Fed.

Teori Dow adalah metode untuk mengidentifikasi tren utama pasar saham yang dikembangkan oleh Charles Dow. Langkah kuncinya adalah membandingkan arah Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan Dow Jones Transportation Average (DJTA) dan hanya mengikuti tren saat keduanya bergerak ke arah yang sama. Volume adalah kriteria konfirmasi. Teori ini menggunakan elemen analisis puncak dan palung. Teori Dow mengemukakan tiga fase tren: akumulasi, saat uang pintar mulai membeli atau menjual; partisipasi publik, saat masyarakat luas ikut serta; dan distribusi, saat uang pintar keluar.

Ada sejumlah cara untuk memperdagangkan DJIA. Salah satunya adalah dengan menggunakan ETF yang memungkinkan investor memperdagangkan DJIA sebagai sekuritas tunggal, daripada harus membeli saham di semua 30 perusahaan konstituen. Contoh utama adalah SPDR Dow Jones Industrial Average ETF (DIA). Kontrak berjangka DJIA memungkinkan para pedagang untuk berspekulasi terhadap nilai indeks di masa mendatang dan Opsi memberikan hak, tetapi bukan kewajiban, untuk membeli atau menjual indeks pada harga yang telah ditentukan di masa mendatang. Reksa dana memungkinkan para investor untuk membeli saham dari portofolio saham DJIA yang terdiversifikasi sehingga memberikan eksposur terhadap indeks keseluruhan.