Emas melanjutkan kenaikannya pada Selasa, dengan harga tunai mendekati $4.408 setelah ditutup Senin di level hampir tertinggi dalam 10 minggu terakhir. Kenaikan ini tetap kuat meskipun imbal hasil Treasury lebih tinggi, dolar stabil, dan harga minyak naik, menunjukkan permintaan safe-haven yang kembali meningkat, penutupan posisi pendek, serta FOMO investor yang mendukung logam mulia.
Pasar kini fokus pada CPI AS hari Rabu dan PPI hari Kamis untuk petunjuk mengenai jalur suku bunga The Federal Reserve. Sementara itu, ketidakpastian terkait Iran dan Selat Hormuz tetap menjaga risiko geopolitik berada pada level tinggi, sementara pembelian oleh bank sentral Tiongkok yang berkelanjutan memberikan dorongan tambahan terhadap permintaan.
Perkiraan pedagang: Kemampuan emas naik meski menghadapi hambatan tradisional menandakan permintaan dasar yang kuat, namun area $4.460–$4.500 tetap menjadi ujian teknikal utama. CPI yang lebih panas bisa memperkuat imbal hasil dan mengancam kenaikan, sementara inflasi yang lebih rendah atau risiko geopolitik yang terus berlanjut dapat mendukung breakout.
