Emas Berada di Dekat Level Tertinggi Tujuh Minggu karena Harapan Kenaikan Suku Bunga The Fed dan Risiko Iran Dukung Permintaan Aset Aman

Emas Berada di Dekat Level Tertinggi Tujuh Minggu karena Harapan Kenaikan Suku Bunga The Fed dan Risiko Iran Dukung Permintaan Aset Aman

Harga emas tetap berada di dekat level tertinggi tujuh minggu pada hari Senin setelah data tenaga kerja AS yang lemah mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed pada bulan September. Emas acuan naik 0,3% menjadi sekitar $4.354 per ounce, sementara kontrak berjangka juga sedikit meningkat.

Pasar kini fokus pada indeks harga konsumen (CPI) AS pada hari Rabu dan indeks harga produsen (PPI) pada hari Kamis. Inflasi yang lebih rendah dapat memperkuat ekspektasi kebijakan the Fed yang lebih longgar, yang berpotensi mendukung emas dengan menurunkan biaya peluang menyimpan aset yang tidak memberi imbal hasil. Namun, kenaikan harga minyak yang terkait ketegangan Timur Tengah bisa menjaga risiko inflasi tetap tinggi dan membatasi ekspektasi pelonggaran moneter.

Ketidakpastian geopolitik tetap menjadi dukungan lain bagi logam mulia, dengan perkembangan terkait Iran dan Selat Hormuz yang membuat permintaan aset aman tetap menjadi perhatian utama.

Proyeksi pedagang: Emas tetap didukung oleh ekspektasi the Fed yang lebih lunak dan risiko geopolitik, tetapi data inflasi AS yang akan datang bisa menentukan apakah rally ini akan berlanjut. Pedagang mungkin mengamati CPI, imbal hasil obligasi negara, dan dolar AS untuk konfirmasi arah pergerakan selanjutnya.