- Emas kembali mendapat tekanan jual di tengah sentimen bullish Dolar AS yang mendasar.
- Dolar AS berdiri kokoh di dekat level tertinggi satu tahun di tengah ketidakpastian Iran dan sikap hawkish The Fed.
- Para pedagang menantikan rilis PMI pendahuluan AS untuk mendapatkan dorongan sebelum PCE AS pada hari Kamis.
Emas (XAU/USD) menembus di bawah level $4.100, mencapai level terendah dalam hampir dua minggu selama paruh pertama perdagangan sesi Eropa pada hari Selasa di tengah Dolar AS (USD) yang bullish. Meskipun ada sinyal positif dari perundingan damai AS-Iran, para investor tetap skeptis terhadap kesepakatan akhir. Hal ini, bersama dengan sikap hawkish Federal Reserve AS (The Fed), mengangkat USD ke level tertinggi baru sejak Mei 2025, yang terus melemahkan logam mulia.
Mediator Qatar dan Pakistan mengatakan pada hari Senin bahwa putaran pertama negosiasi antara AS dan Iran – yang bertujuan mengamankan kesepakatan komprehensif untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung – berakhir dengan kemajuan yang menggembirakan. Kedua negara mediator tersebut menyatakan dalam pernyataan bersama setelah perundingan di Swiss bahwa kedua belah pihak telah menyepakati peta jalan menuju kesepakatan final dalam 60 hari. AS menindaklanjuti komitmen utama dengan secara temporer mencabut sanksi terhadap ekspor minyak Iran.
Selain itu, AS akan memediasi putaran perundingan lainnya untuk mengakhiri bentrokan di Lebanon antara Hezbollah yang didukung Iran dan Israel. Namun, optimisme pasar tetap terbatas di tengah pesan yang bertentangan antara AS dan Iran. Wakil Presiden AS, JD Vance, mengatakan bahwa Iran setuju untuk mengizinkan pemantau nuklir dan siap menerima inspeksi senjata yang luas sebagai bagian dari upaya diplomatik yang sedang berlangsung. Namun, kementerian luar negeri Iran mengatakan kepada media negara bahwa Teheran tidak membuat komitmen baru terkait inspeksi nuklir.
Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa mencegah Iran memperoleh senjata nuklir lebih penting daripada potensi konsekuensi ekonomi dari tindakan militer yang berkepanjangan. Selain itu, kepala negosiator dan ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan kepada media negara pada hari Selasa bahwa Selat Hormuz akan tetap berada di bawah administrasi Teheran dan tidak akan kembali ke status pra-perang. Hal ini menjaga premi risiko geopolitik tetap aktif dan menopang dolar sebagai safe-haven.
Di sisi kebijakan moneter, The Fed memberi sinyal pekan lalu bahwa mereka perlu menaikkan suku bunga kebijakan tahun ini jika inflasi tetap kaku. Selain itu, Presiden The Fed Chicago, Austan Goolsbee, mengakui bahwa inflasi bergerak ke arah yang salah dan berjalan jauh di atas target 2% bank sentral. Hal ini menegaskan kembali prediksi bahwa The Fed akan menaikkan biaya pinjaman setidaknya sekali, baik pada bulan September atau Desember, yang memberikan dukungan tambahan pada dolar dan membebani harga Emas yang tidak berimbal hasil.
Para pedagang kini menantikan rilis PMI AS pendahuluan yang dijadwalkan selama perdagangan sesi Amerika Utara. Hal ini, bersama dengan pernyataan dari anggota-anggota FOMC yang berpengaruh, akan mendorong USD dan memberikan dorongan pada harga Emas. Namun, fokus tetap pada Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) dan laporan akhir PDB Kuartal I AS pada hari Kamis. Selain itu, berita AS-Iran mungkin terus menimbulkan volatilitas di pasar keuangan dan menghasilkan peluang perdagangan yang signifikan.
Grafik 4 Jam XAU/USD
Emas Tampak Rentan saat Penembusan Baru di Bawah $4.100 Mulai Bermain
Dari sudut pandang teknis, XAU/USD mempertahankan sentimen bearish jangka pendek, di bawah Simple Moving Average (SMA) 100 periode pada grafik 4 jam. Namun, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) (12, 26, 9) telah berbalik sedikit positif dengan garis sinyal tepat di atas nol, mengisyaratkan kemungkinan perbaikan sementara. Meski demikian, Relative Strength Index (RSI) di 37,17 masih berada di wilayah lemah dan mengindikasikan bahwa setiap pantulan kemungkinan masih akan terjadi dalam konteks korektif.
Di sisi atas, SMA 100 periode di $4.311,19 merupakan resistance signifikan pertama dan perlu direbut kembali secara berkelanjutan untuk meredakan tekanan ke bawah dalam waktu dekat dan membuka jalan bagi fase pemulihan yang lebih konstruktif. Selain itu, para pedagang mungkin terus memperlakukan zona saat ini sebagai area konsolidasi yang rentan, dengan kegagalan menantang level $4.311,19 kemungkinan akan membuat Emas tetap rentan terhadap penurunan lebih lanjut dalam grafik empat jam.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Indikator Ekonomi
PMI Manufaktur S&P Global
Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur S&P Global, yang dirilis setiap bulan, merupakan indikator utama yang mengukur aktivitas bisnis di sektor manufaktur AS. Data tersebut diperoleh dari survei terhadap eksekutif senior di perusahaan swasta dari sektor manufaktur. Respons survei mencerminkan perubahan, jika ada, pada bulan ini dibandingkan bulan sebelumnya dan dapat mengantisipasi perubahan tren dalam rangkaian data resmi seperti Produk Domestik Bruto (PDB), produksi industri, lapangan kerja, dan inflasi. Angka di atas 50 menunjukkan bahwa ekonomi manufaktur secara umum berkembang, yang merupakan tanda bullish bagi Dolar AS (USD). Sementara itu, angka di bawah 50 menandakan bahwa aktivitas di sektor manufaktur secara umum menurun, yang dipandang sebagai bearish bagi USD.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Sel Jun 23, 2026 13.45 (Pendahuluan)
Frekuensi: Bulanan
Konsensus: 54.8
Sebelumnya: 55.1
Sumber: S&P Global
