VG Markets Unduh

Emas Menemukan Dukungan dari Dolar dan Imbal Hasil yang Melemah. Bisakah Tembus 4.000 Dolar?

Emas Menemukan Dukungan dari Dolar dan Imbal Hasil yang Melemah. Bisakah Tembus 4.000 Dolar?

Emas menemukan dukungan baru saat dolar AS melemah dan imbal hasil Treasury mundur. Emas spot naik 0,5% ke 3.947,49 Dolar pada Rabu, setelah keunggulan awal Partai Demokrat dalam pemilu paruh waktu AS menambah lapisan ketidakpastian lain bagi pasar.


Kepala Riset Pepperstone Chris Weston mengatakan penurunan tajam pada imbal hasil Treasury AS nominal maupun riil, bersama dolar yang lebih lemah, jelas mendukung emas. Ia juga mencatat bahwa investor mungkin mencari perlindungan terhadap pemerintahan Trump yang berpotensi lebih tak terduga dan konfrontatif.


Tiga Faktor yang Mendukung Emas


Dolar AS lebih lemah: membuat emas lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.


Imbal hasil Treasury turun: mengurangi biaya peluang memegang emas non-yield.


Ketidakpastian politik: mendorong permintaan emas sebagai lindung nilai terhadap perubahan kebijakan yang tak terduga.

Pemilu bukan satu-satunya faktor. Emas juga diuntungkan oleh ketidakpastian geopolitik yang berlanjut, terutama karena konflik AS-Iran masih belum terselesaikan.


Bisakah Emas Merebut Kembali 4.000 Dolar?


Level 4.000 Dolar kini menjadi ujian kunci bagi pemulihan.


Analis StoneX Matt Simpson mengidentifikasi 4.000 Dolar sebagai level resistensi utama, dengan penembusan berkelanjutan berpotensi menentukan nada bagi langkah emas berikutnya.


Namun pemulihan masih menghadapi tantangan dari kebijakan moneter. Pasar memperhitungkan 78% peluang kenaikan suku bunga Fed pada Desember, sementara laporan gaji nonfarm AS pada Jumat dapat kembali menggeser ekspektasi tersebut.


Bagi trader, sinyalnya relatif jelas: dolar yang lebih lemah dan imbal hasil yang turun dapat membantu emas bergerak lebih tinggi, sementara data pekerjaan yang lebih kuat dan ekspektasi kenaikan suku bunga baru dapat membawa penjual kembali.


Pemulihan emas semakin mendapat dukungan, tetapi apakah bisa menembus 4.000 Dolar mungkin bergantung pada apa yang dilakukan dolar dan imbal hasil Treasury selanjutnya.