EUR/USD memperpanjang kenaikannya pada hari Rabu, mendekati level 1,1500 setelah data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan memperkuat ekspektasi bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada bulan Juli.
Outlook inflasi yang lebih lemah membebani dolar AS, memungkinkan euro pulih meskipun data produksi industri Zona Euro mengecewakan di awal sesi.
Laporan CPI dan PPI bulan Juni yang lebih lembut telah memperkuat ekspektasi pasar bahwa Fed akan mengadopsi sikap kebijakan yang lebih hati-hati dalam beberapa bulan mendatang.
Meskipun beberapa pejabat Fed terus memperingatkan bahwa inflasi masih di atas target, investor sebagian besar telah mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga jangka pendek lainnya, memberikan tekanan pada greenback.
Euro sempat kehilangan momentum setelah data produksi industri Zona Euro di bawah ekspektasi, tetapi penurunan tersebut terbukti berumur pendek karena pelemahan dolar AS secara luas tetap menjadi pendorong pasar yang dominan.
Trader kini fokus pada data ekonomi AS yang akan datang dan komentar lebih lanjut dari pejabat Fed untuk sinyal kebijakan baru.
Dari perspektif teknikal, EUR/USD tetap berada di jalur pemulihan, dengan momentum yang membaik seiring Relative Strength Index (RSI) berbalik bullish.

Pasangan mata uang ini kini mendekati level resistensi psikologis kunci 1,1500. Penembusan berkelanjutan di atas level ini dapat membuka SMA 50-hari di 1,1542, diikuti SMA 100-hari di dekat 1,1592 dan level 1,1600.
Di sisi bawah, 1,1400 tetap menjadi support kunci pertama. Penembusan di bawah level ini dapat mengirim EUR/USD menguji ulang 1,1377, sementara pelemahan lebih lanjut dapat membuka jalan menuju 1,1324 dan level psikologis 1,1300.
Dengan ekspektasi jeda Fed terus mendukung euro, 1,1500 tetap menjadi level kunci untuk diamati. Penembusan yang sukses dapat memperkuat momentum bullish, sementara kegagalan menembus resistensi dapat memicu putaran konsolidasi baru.
