Euro: Kekhawatiran Pertumbuhan Membatasi Kenaikan terhadap Dolar AS – Rabobank

Euro: Kekhawatiran Pertumbuhan Membatasi Kenaikan terhadap Dolar AS – Rabobank

Strategi Valas Senior Rabobank, Jane Foley, menyoroti bahwa data PMI Prancis dan Jerman yang lemah telah melemahkan ekspektasi pertumbuhan Zona Euro dan membuat pasar mempertanyakan seberapa jauh Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) masih dapat mengetatkan kebijakan. Foley kini melihat risiko hanya satu kali kenaikan suku bunga ECB sebesar 25 basis poin (bp) tahun ini, dengan alasan pertumbuhan Zona Euro yang melambat dan hambatan terkait energi akan membatasi kenaikan EUR/USD, menjaga pasangan mata uang ini di bawah 1,20 pada tahun 2024.

Data Zona Euro yang Lemah Membebani Euro

"EUR bereaksi buruk terhadap rilis data PMI Prancis yang sangat buruk pagi ini, dengan EUR/USD sempat turun kembali di bawah level 1,16. Data awal untuk bulan Mei menunjukkan penurunan tajam pada angka gabungan menjadi 43,5 dari 47,6 pada bulan sebelumnya, dengan kelemahan terlihat di sektor manufaktur dan jasa. Angka gabungan tersebut, yang merupakan level terendah dalam 66 bulan, biasanya dikaitkan dengan resesi."

"Data tersebut membuat pasar mempertanyakan apakah ECB perlu menaikkan suku bunga sebanyak yang diprakirakan untuk menahan permintaan di tengah guncangan pasokan. Rilis data tenaga kerja Inggris dan Australia yang lebih lemah dari prakiraan minggu ini memiliki dampak serupa pada suku bunga jangka pendek di pasar masing-masing. Saat ini pasar memprakirakan pengetatan kebijakan ECB sedikit lebih dari 50 bp dalam pandangan 6 bulan."

"Menurut pandangan Rabo, ada risiko hanya satu kali kenaikan suku bunga sebesar 25 bp dari ECB tahun ini. Pengurangan lebih lanjut ekspektasi kenaikan suku bunga ECB akan melemahkan nilai EUR."

"Menurut kami, ketiadaan berita positif mengenai kesepakatan damai dalam perang Iran masih dapat menyebabkan penurunan EUR/USD ke area 1,15 dalam beberapa minggu ke depan, dengan USD kemungkinan akan diuntungkan dari aliran safe-haven. Dengan asumsi pembukaan secara bertahap Selat Hormuz dalam bulan mendatang, kami memprakirakan EUR/USD akan merayap lebih tinggi. Namun, menghadapi pertumbuhan Zona Euro yang melambat, kami tidak memprakirakan pergerakan ke EUR/USD 1,20 tahun ini."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)