VG Markets Unduh

Euro Tetap Stabil di Atas 1,1600, Tidak Terpengaruh oleh Penjualan Ritel Zona Euro yang Lesu

Euro Tetap Stabil di Atas 1,1600, Tidak Terpengaruh oleh Penjualan Ritel Zona Euro yang Lesu
  • EUR/USD diperdagangkan praktis datar antara 1,1600 dan 1,1630 pada hari Jumat.
  • Volatilitas Valas tetap lemah dengan para investor menunggu rilis laporan Nonfarm Payrolls AS yang penting.
  • Di Zona Euro, Pesanan Pabrik Jerman melampaui ekspektasi, dan pasar menunggu data Penjualan Ritel, yang akan dirilis nanti di hari ini.

Euro (EUR) tetap bergerak di antara 1,1600 dan 1,1630 terhadap Dolar AS (USD) pada hari Jumat, nyaris tidak terpengaruh oleh rilis laporan Penjualan Ritel Zona Euro yang mengecewakan sebelumnya pada hari ini. Para investor berhati-hati dalam menepatkan posisi arah Dolar AS dalam jumlah besar menjelang rilis Nonfarm Payrolls (NFP) AS, yang diprakirakan akan memberikan wawasan lebih lanjut mengenai hasil pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pada bulan September.

Penjualan Ritel Zona Euro terkontraksi 0,6% pada bulan Juli, berlawanan dengan ekspektasi naik 0,3%, sementara angka bulan Juni direvisi lebih tinggi menjadi naik 0,2%, dari estimasi sebelumnya turun 0,3%. Secara tahun-ke-tahun, konsumsi ritel tumbuh 0,6% pada bulan Juli, sedikit di atas setengah dari 1,1% yang diprakirakan pasar.

Sebelumnya pada hari Jumat, data dari Jerman menunjukkan bahwa Pesanan Pabrik naik 2,5% pada bulan Juli, melampaui ekspektasi naik 0,3%, dan menyusul kenaikan 3,7% pada bulan Juni. Pendorong utama perbaikan tak terduga ini adalah kenaikan 126,4% dalam pesanan transportasi skala besar seperti pesawat, kapal, atau kendaraan militer, yang menutupi penurunan 12,5% dalam pesanan untuk industri otomotif utama Jerman.

Reaksi Dolar terhadap NFP Dipandang Terbatas Tanpa Tindak Lanjut dari Inflasi


Namun, sorotan hari ini adalah laporan NFP AS, yang akan dirilis pada perdagangan sesi AS. Ekonomi AS diprakirakan telah menciptakan 56 ribu lapangan pekerjaan baru pada bulan Agustus setelah penurunan tak terduga 23 ribu pada bulan Juli. Namun, kali ini dampak rilis tersebut terhadap Dolar AS kemungkinan akan lebih lemah dari biasanya, karena para investor menunggu data Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) pekan depan untuk menilai peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed pada 15 dan 16 September.

Para analis di TD Securities berpendapat bahwa "bagian teka-teki yang lebih penting adalah inflasi, karena sebagian dari penguatan dalam NFP dapat dianggap sebagai pembalikan dari pelemahan Juli." Dalam pengertian itu,, "laporan payroll yang kuat (...) akan memberikan sedikit dorongan pada USD tetapi kemungkinan tidak akan mendorong komite ke arah kenaikan suku bunga kecuali diikuti oleh data inflasi yang kuat."

"Dalam kasus kenaikan yang mengejutkan dalam payroll +40-50 ribu dibandingkan median konsensus seperti yang kami prakirakan, sensitivitas historis dan posisi saat ini akan menunjukkan reaksi spontan USD sebesar +0,2% pada hari itu," kata para ahli dalam sebuah catatan.

Pada hari Kamis, Gubernur The Fed Christopher Waller mendesak The Fed untuk memberi kesempatan pada disinflasi dan menambahkan bahwa bank sentral mampu mempertahankan suku bunga tetap pada bulan September, karena menurut pendapatnya, "pengaturan suku bunga saat ini bisa membawa kita kembali ke inflasi 2%". Komentar-komentar ini mengurangi ekspektasi pengetatan menjadi 50:50 pada bulan September.

Indikator Ekonomi

Penjualan Ritel (Thn/Thn)

Data Penjualan Ritel, yang dirilis oleh Eurostat setiap bulan, mengukur volume penjualan ritel di Zona Euro. Data ini menunjukkan kinerja sektor ritel dalam jangka pendek, yang mencakup sekitar 5% dari total nilai tambah ekonomi Zona Euro. Data Penjualan Ritel banyak digunakan sebagai indikator belanja konsumen. Perubahan persentase mencerminkan laju perubahan penjualan tersebut, dengan pembacaan YoY membandingkan volume penjualan pada bulan referensi dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Secara umum, pembacaan yang tinggi dianggap sebagai bullish bagi Euro (EUR), sementara pembacaan yang rendah dianggap bearish.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Jum Sep 04, 2026 09.00

Frekuensi: Bulanan

Aktual: 0.6%

Konsensus: 1.1%

Sebelumnya: 0.7%

Sumber: Eurostat

Indikator Ekonomi

Penjualan Ritel (Bln/Bln)

Data Penjualan Ritel, yang dirilis oleh Eurostat setiap bulan, mengukur volume penjualan ritel di Zona Euro. Data ini menunjukkan kinerja sektor ritel dalam jangka pendek, yang mencakup sekitar 5% dari total nilai tambah ekonomi Zona Euro. Data Penjualan Ritel banyak diikuti sebagai indikator belanja konsumen. Perubahan persentase mencerminkan tingkat perubahan penjualan tersebut, dengan pembacaan MoM membandingkan volume penjualan pada bulan referensi dengan bulan sebelumnya. Secara umum, pembacaan yang tinggi dianggap sebagai bullish bagi Euro (EUR), sementara pembacaan yang rendah dianggap sebagai bearish

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Jum Sep 04, 2026 09.00

Frekuensi: Bulanan

Aktual: -0.6%

Konsensus: 0.3%

Sebelumnya: -0.3%

Sumber: Eurostat