VG Markets Unduh

Euro Turun dari Tertinggi Sesi Jelang Keputusan Kebijakan Moneter ECB

Euro Turun dari Tertinggi Sesi Jelang Keputusan Kebijakan Moneter ECB
  • EUR/USD tetap stabil di atas 1,1600 dengan kenaikan yang tertahan di bawah level tertinggi Rabu di 1,1654.
  • Penghindaran terhadap risiko menahan kenaikan Euro, dengan semua perhatian tertuju pada keputusan kebijakan moneter ECB.
  • Dolar tetap tertekan menjelang rilis IHK AS, yang membuat pasangan mata uang ini tidak terdepresiasi lebih lanjut.

Euro (EUR) telah memangkas kenaikan sebelumnya terhadap Dolar AS (USD) pada hari Kamis, turun kembali ke area 1,1620, dari level tertinggi sesi di atas 1,1640. Sentimen risk-off di tengah harga Minyak yang tinggi dan imbal hasil global yang melonjak menahan kenaikan EUR/USD, dengan para investor menunggu hasil pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), yang akan dirilis nanti pada hari ini.

ECB secara luas diprakirakan akan menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini, membawa suku bunga acuan Deposit Facilities ke 2,5% dari 2,25% saat ini. Namun, fokus utama dari peristiwa ini akan tertuju pada konferensi pers Presiden Lagarde untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai rencana bank, di tengah meningkatnya tekanan inflasi saat Konflik Timur Tengah mendorong harga energi lebih tinggi.

Sebelumnya pada hari ini, Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP) final Jerman mengonfirmasi angka pendahuluan yang naik 0,2% pada bulan Agustus dan kenaikan tahun-ke-tahun (YoY) sebesar 2,9%, dari masing-masing 0,9% dan 2,8% pada bulan Juli. Dampak data ini terhadap Euro hanya marginal.

Euro Mempertahankan Kenaikan Terbaru saat USD Kehilangan Peran Safe-Haven-nya

Greenback, di sisi lain, gagal memperoleh dukungan dari status safe-haven tradisionalnya, terbebani oleh kombinasi sejumlah faktor, yakni perdagangan pelemahan Dolar AS, di tengah kekecewaan atas program pembelian kembali obligasi Departemen Keuangan AS, penutupan posisi carry trade USD/JPY, dan meningkatnya kekhawatiran terhadap membengkaknya utang pemerintah AS.

Para ahli strategi valas di Brown Brothers Harriman berpendapat bahwa "bahkan jika kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September menjadi keputusan yang pasti, kami ragu USD akan mencetak tertinggi siklus baru," karena "pengetatan oleh bank-bank sentral utama lainnya membatasi divergensi kebijakan, dengan ECB secara luas diprakirakan akan menaikkan suku bunga 25 bp."

Dalam kalender AS, data Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI), yang akan dirilis pada hari ini, diprakirakan menunjukkan bahwa inflasi mempercepat laju ke 5,3% tahun-ke-tahun pada bulan Agustus dari 4,7% pada bulan Juli. Namun, fokus utama pekan ini adalah pada rilis Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI), yang akan dirilis pada hari Jumat, yang akan dianalisis secara rinci untuk mengonfirmasi ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pekan depan.

Indikator Ekonomi

Suku Bunga ECB pada Fasilitas Deposit

Salah satu dari tiga suku bunga utama Bank Sentral Eropa, suku bunga fasilitas simpanan, adalah suku bunga yang diperoleh bank saat mereka menyimpan dana di ECB. Suku bunga ini diumumkan oleh Bank Sentral Eropa pada setiap delapan pertemuan tahunannya yang dijadwalkan.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Kam Sep 10, 2026 12.15

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: 2.5%

Sebelumnya: 2.25%

Sumber: European Central Bank

Indikator Ekonomi

Konferensi Pers ECB

Menyusul keputusan kebijakan ekonomi Bank Sentral Eropa (ECB), Presiden ECB memberikan konferensi pers mengenai kebijakan moneter. Komentar presiden dapat memengaruhi volatilitas Euro (EUR) dan menentukan tren positif atau negatif jangka pendek. Jika presiden ECB bersikap hawkish, maka dianggap bullish bagi EUR, sedangkan jika bersikap dovish, hasilnya biasanya bearish bagi Euro.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Kam Sep 10, 2026 12.45

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: -

Sebelumnya: -

Sumber: European Central Bank