Harga minyak bertahan di sekitar US$87 per barel untuk Brent, karena ketegangan AS-Iran dan ketidakpastian terkait Selat Hormuz terus mempertahankan premi risiko pasokan di pasar. Brent dan WTI telah naik sekitar 4% sepanjang pekan ini, tetapi proyeksi permintaan yang lebih lemah serta peningkatan persediaan minyak AS membatasi kenaikan lebih lanjut. Trader perlu memantau arus minyak melalui Selat Hormuz dan data persediaan untuk mendapatkan petunjuk arah pasar berikutnya.
Harga Minyak Pertahankan Kenaikan Mingguan saat Risiko Hormuz Menjaga Premi Risiko Pasokan Tetap Tinggi
