- Indeks Dolar AS rebound ke dekat 100,10 di tengah kekhawatiran runtuhnya gencatan senjata AS-Iran.
- CENTCOM AS melancarkan serangan ke Iran lagi sebagai balasan atas penembakan helikopter Apache AS.
- CPI umum dan inti bulanan AS masing-masing melambat menjadi 0,5% dan 0,2% pada Mei.
Dolar AS (USD) memangkas sedikit penurunan sebelumnya dan naik selama perdagangan sesi Eropa di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang diumumkan pada 8 April, dapat runtuh akibat aksi saling serang dalam beberapa hari terakhir.
Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, berbalik positif di sekitar 100,10.
Pada hari Rabu, Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS melakukan operasi militer terhadap Iran lagi, sebagai balasan atas serangan Teheran terhadap helikopter Apache AS yang berpatroli di atas Selat Hormuz sebelumnya pekan ini.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan AS, menyebut gencatan senjata itu "praktis tidak berarti."
Sementara itu, laporan dari CNN menyatakan bahwa negosiasi antara AS dan Iran menuju kesepakatan damai permanen masih berlangsung.
Di dalam negeri, data Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) bulanan AS yang lemah, yang dirilis pada hari Rabu, sedikit membebani Dolar AS. Laporan tersebut menunjukkan bahwa CPI umum dan inti bulanan tumbuh dengan laju moderat masing-masing 0,5% dan 0,2%.
