Pasar tenaga kerja AS yang mengejutkan kuat baru saja memberi investor alasan lain untuk memikirkan kembali langkah Fed selanjutnya.
Klaim pengangguran awal turun hanya menjadi 187.000 untuk pekan yang berakhir 18 Juli, pembacaan terendah sejak September 1969, bertentangan dengan ekspektasi kenaikan menjadi 212.000.

Penurunan tajam juga mendorong rata-rata bergerak empat pekan lebih rendah, sementara klaim lanjutan turun menjadi 1,796 juta, terendah enam pekan.
Data ini memperkuat pesan kunci: pasar tenaga kerja AS tetap sangat tangguh.
Dengan PHK yang masih rendah secara historis, Fed memiliki lebih sedikit alasan untuk khawatir bahwa kebijakan moneter yang lebih ketat menyebabkan kerusakan signifikan pada lapangan kerja. Sebaliknya, para pembuat kebijakan kemungkinan akan tetap fokus pada inflasi, yang masih jauh di atas target 2% bank sentral.
Laporan ini juga mencakup pekan survei untuk rilis Nonfarm Payrolls bulan Juli mendatang, menjadikannya sinyal penting bahwa kondisi pasar tenaga kerja tetap stabil menjelang akhir bulan.
Beberapa ekonom memperingatkan agar tidak membaca terlalu dalam ke angka utama. Penyesuaian musiman terkait penutupan pabrik mobil tahunan mungkin telah menekan klaim sementara, artinya pembacaan pekan depan dapat pulih mendekati tren terkini di atas 200.000.
Meskipun demikian, gambaran yang lebih luas hampir tidak berubah: pasar tenaga kerja terus bertahan lebih baik dari perkiraan.
Ketahanan itu telah memperkuat alasan untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama. Selama lapangan kerja tetap solid dan risiko inflasi terus ada, pasar dapat terus memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga Fed lagi tahun ini.
Bagi investor, fokus sekarang beralih ke data inflasi mendatang dan laporan Nonfarm Payrolls bulan Juli, yang keduanya dapat menentukan apakah Fed memilih untuk bertindak lagi dalam beberapa bulan mendatang.
