Para manajer pendapatan tetap top Wall Street telah mencapai konsensus di tengah ketidakpastian kebijakan Fed: bertaruh pada bagian tengah kurva imbal hasil Treasury AS. Perusahaan aset besar termasuk PIMCO, Capital Group, Insight Investment dan Natixis beralih ke Treasury 5 tahun, melihat obligasi durasi menengah sebagai lindung nilai paling pragmatis terhadap prospek moneter dan makro yang bergejolak.
Per 26 Juni, imbal hasil Treasury 5 tahun berada di 4,13%. Tenor ini memberikan carry kokoh dengan sensitivitas suku bunga moderat, mencapai titik tengah ideal. Ini menghindari volatilitas ekstrem obligasi jangka pendek dan risiko struktural jangka panjang yang menghantui utang durasi ultra-panjang.
Mengapa Treasury 5 Tahun Mengungguli Tenor Pendek dan Panjang
Reposisi kurva ini terjadi setelah Ketua Fed Walsh menghapus panduan ke depan, membuat kebijakan sepenuhnya bergantung data dan membuat posisi kurva ekstrem tidak dapat diandalkan.
- Tenor 2 tahun: Terlalu sensitif terhadap kebijakan. Imbal hasil jangka pendek berfluktuasi tajam pada setiap komentar Fed dan data ekonomi.
- Tenor 30 tahun: Terjebak dengan ketidakpastian struktural. Obligasi jangka panjang menghadapi hambatan dari inflasi yang lengket dan defisit fiskal AS yang melebar.
- Tenor 5 tahun: Eksposur seimbang optimal. Terletak di antara volatilitas kebijakan jangka pendek dan risiko fiskal-inflasi jangka panjang.

Manajer Aset Triliunan Dolar Dukung Strategi Kurva Tengah
Pergeseran ke Treasury 5 tahun bukan sentimen terisolasi — ini adalah pandangan institusional terpadu di seluruh ruang pendapatan tetap global.
- PIMCO (2,3 triliun USD AUM): CIO Dan Ivascyn menunjukkan kelemahan kritis dalam kepemilikan tunai. Dana pasar uang menawarkan ~4% saat ini, tetapi suku bunga mengambang rentan terhadap pemotongan kebijakan. Mengunci imbal hasil tetap 4%+ melalui obligasi 5 tahun mengamankan pendapatan jangka panjang.

- Capital Group (3 triliun USD AUM): Manajer portofolio lebih memilih bagian tengah kurva untuk menghindari ayunan depan yang kacau.
- Insight Investment (836 miliar USD AUM): Tenor 5 tahun selaras sempurna dengan dinamika akhir siklus, memungkinkan investor mendapat manfaat dari imbal hasil puncak dan apresiasi obligasi saat kebijakan melonggar.
- Natixis: Ahli strategi melihat kemungkinan pembalikan kebijakan tinggi: kenaikan suku bunga 2026 kemungkinan akan berbalik menjadi pemotongan tahun depan.
Nilai Relatif Kuat: Kurva Tengah Undervalued
Teknikal yang mendukung semakin memperkuat perdagangan ini. Treasury butterfly spread telah naik ke level tertinggi dalam lebih dari setahun, menunjukkan undervaluasi signifikan di bagian tengah kurva.
Riset terbaru Goldman Sachs mengonfirmasi imbal hasil 5 tahun berada di level tertinggi multi-tahun, menyajikan titik masuk diskon menarik untuk utang negara berkualitas tinggi.
Risiko Penurunan Utama
Meskipun profilnya seimbang, perdagangan ini memiliki risiko nyata. Pasar memperhitungkan 45% kemungkinan kenaikan Fed September, dan data inflasi atau tenaga kerja yang lebih panas dapat mendorong imbal hasil kurva tengah lebih tinggi. Selain itu, gencatan senjata AS-Iran yang rapuh meninggalkan geopolitik Timur Tengah berisiko; lonjakan minyak dapat memicu kembali inflasi dan memaksa Fed tetap hawkish.

Pandangan Pasar
Di era kebijakan Fed tanpa jangkar dan ketidakpastian lintas aset, Treasury 5 tahun muncul sebagai konsensus perdagangan paling efisien risiko di Wall Street. Ini menghindari volatilitas depan dan risiko struktural jangka panjang sambil mengunci carry pendapatan tetap yang menarik. Bagi investor institusional menavigasi kondisi makro ambigu, posisi kurva tengah tetap menjadi strategi paling seimbang dan berkeyakinan tinggi.
