- XAG/USD mundur ke area $77,50 setelah ditolak tepat di depan level $79,00.
- Komentar positif tentang kesepakatan damai di Iran menjaga logam mulia tetap menguat.
- Polanya Head & Shoulders terbalik mengisyaratkan pemulihan yang lebih dalam.
Harga Perak (XAG/USD) gagal menembus resistance di area $79,00 pada awal hari Senin, tetapi tetap cukup diminati, diperdagangkan di pertengahan $77,00 pada saat berita ini ditulis. Harapan akan kesepakatan damai AS-Iran membebani Dolar AS dalam sesi perdagangan Senin yang tenang dan menjaga logam mulia tetap menguat untuk saat ini.
Para investor berpegang pada harapan akan akhir negosiasi konflik Timur Tengah, meskipun ada pesan yang bertentangan dari Presiden AS Donald Trump. Trump menyatakan pada hari Sabtu bahwa kesepakatan sudah dekat, sebelum menegaskan pada hari Minggu bahwa AS akan mempertahankan blokade Selat Hormuz sampai kesepakatan tercapai dan bahwa dia memberi tahu para negosiator "untuk tidak terburu-buru membuat kesepakatan".
Selain itu, pasar tenang dengan volume perdagangan yang rendah di tengah akhir pekan panjang di AS dan Inggris, karena hari libur bank Memorial Day.
Analisis Teknis: Pola Head and Shoulders Bullish Mengisyaratkan Koreksi yang Lebih dalam
XAG/USD diperdagangkan di $77,51, dengan bias jangka pendek menunjukkan sikap sedikit bullish, dan aksi harga membentuk pola Head & Shoulders terbalik, dengan resistance utama di area $79,00.
Indikator momentum pada grafik 4 jam juga mendukung, dengan Relative Strength Index (RSI) berada di pertengahan 50-an dan Moving Average Convergence Divergence (MACD) bertahan di wilayah positif, mengisyaratkan bahwa penurunan bisa tetap dangkal sementara support dihormati
Area resistance antara tertinggi 19 Mei, di area $78,90, dan Fibonacci retracement 38,2% dari siklus bearish pertengahan Mei, di sekitar $79,20, merupakan tantangan utama bagi para pembeli. Penembusan area tersebut akan mengalihkan fokus ke level psikologis $80,00 dan zona support sebelumnya di $83,00, yang juga merupakan Fibonacci retracement 61,8% dari siklus yang disebutkan sebelumnya.
Di sisi bawah, tertinggi 21 Mei di sekitar $77,00 memberikan support sejauh ini pada hari Senin sebelum level terendah Jumat di area $75,00. Support utama adalah terendah 19 Mei dekat $73,10.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Pertanyaan Umum Seputar Perak
Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, investor dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, untuk nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Para investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin-koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Dana yang Diperdagangkan di Bursa, yang melacak harganya di pasar internasional.
Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai tempat berlindung yang aman, meskipun pada tingkat yang lebih rendah daripada Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap stabil, sedangkan Dolar yang lemah cenderung mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi pada perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini yang digunakan dalam perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.
Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikutinya, karena statusnya sebagai aset-aset safe haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamakan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah relatif terhadap Perak.
