Prakiraan Harga USD/CHF: Pembeli Kesulitan untuk Menembus SMA 21 Hari

Prakiraan Harga USD/CHF: Pembeli Kesulitan untuk Menembus SMA 21 Hari
  • USD/CHF mempertahankan bias sedikit bullish, bertahan di atas SMA 50-hari.
  • Momentum tetap beragam, dengan RSI di dekat netral dan MACD di bawah nol.
  • Pembeli perlu menembus SMA 21-hari untuk memperkuat pemulihan jangka pendek.

USD/CHF diperdagangkan dengan bias positif pada hari Selasa saat Dolar AS (USD) mengonsolidasikan kenaikan terbarunya menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) AS pada hari Rabu. Aksi harga telah stabil di atas Simple Moving Average (SMA) 50-hari setelah pullback tajam dari di atas 0,8200 pada akhir Juli.

Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 0,8113, melanjutkan kenaikan selama dua hari berturut-turut. Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, berada di sekitar 99,80, bertahan di atas SMA 100 hari di 99,75.

USD/CHF mempertahankan bias teknis yang sedikit positif di atas SMA 50 hari di 0,8067, meskipun SMA 21 hari di 0,8112 membatasi kenaikan.

SMA 100-hari di 0,7968 mendukung struktur pemulihan yang lebih luas, sementara Relative Strength Index (RSI) di dekat 52 menunjukkan momentum seimbang setelah mendingin dari level-level jenuh beli sebelumnya.

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) tetap berada di wilayah negatif, mengindikasikan bahwa momentum ke atas telah melemah. Namun, bias yang lebih luas tetap konstruktif selama pasangan mata uang ini bertahan di atas SMA 50-hari.

Penembusan yang berkelanjutan di atas SMA 21-hari dapat membuka jalan menuju 0,8150, diikuti oleh level psikologis 0,8200. Di sisi bawah, pergerakan di bawah SMA 50-hari akan mengekspos level psikologis 0,8000. Pelemahan lebih lanjut dapat membawa SMA 100-hari di 0,7968 dan support horizontal di 0,7900 ke dalam titik fokus.

(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)

Indikator Ekonomi

Indeks Harga Konsumen (Bln/Bln)

Kecenderungan inflasi atau deflasi diukur dengan menjumlahkan harga sekeranjang barang dan jasa secara berkala dan menyajikan datanya sebagai Indeks Harga Konsumen (IHK). Data IHK dikumpulkan setiap bulan dan dirilis oleh Departemen Statistik Tenaga Kerja AS. Laporan bulanan ini membandingkan harga barang-barang pada bulan referensi dengan bulan sebelumnya. IHK Tidak termasuk Makanan & Energi tidak menyertakan komponen makanan dan energi yang lebih fluktuatif untuk memberikan pengukuran tekanan harga yang lebih akurat. Secara umum, angka yang tinggi dipandang sebagai bullish bagi Dolar AS (USD), sedangkan angka yang rendah dianggap sebagai bearish.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Agu 12, 2026 12.30

Frekuensi: Bulanan

Konsensus: 0.1%

Sebelumnya: -0.4%

Sumber: US Bureau of Labor Statistics

Federal Reserve AS (The Fed) memiliki mandat ganda untuk menjaga stabilitas harga dan lapangan kerja maksimum. Menurut mandat tersebut, inflasi seharusnya berada di sekitar 2% YoY dan telah menjadi pilar terlemah dari arahan bank sentral sejak dunia mengalami pandemi, yang berlanjut hingga saat ini. Tekanan harga terus meningkat di tengah masalah rantai pasokan dan kemacetan, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) bertahan di level tertinggi multi-dekade. The Fed telah mengambil langkah-langkah untuk mengekang inflasi dan diperkirakan akan mempertahankan sikap agresif di masa mendatang.