Prakiraan Harga USD/CNH: Kemungkinan Penurunan Lebih Lanjut di Bawah 6,7500

Prakiraan Harga USD/CNH: Kemungkinan Penurunan Lebih Lanjut di Bawah 6,7500
  • USD/CNH diperdagangkan sedikit melemah mendekati 6,7750 seiring Dolar AS melemah.
  • IHK Tiongkok tetap stabil di 1,2% YoY pada bulan Mei, meleset dari prakiraan 1,3%.
  • Para investor menunggu data inflasi AS untuk bulan Mei.

Pasangan mata uang USD/CNH diperdagangkan sedikit melemah mendekati 6,7750 selama sesi perdagangan awal Eropa pada hari Rabu. Pasangan mata uang ini menghadapi tekanan jual akibat kinerja Yuan Tiongkok (CNY) yang terus mengungguli, sebagai ekonomi dengan surplus perdagangan.

Pada hari Selasa, data Neraca Perdagangan Tiongkok untuk bulan Mei juga lebih kuat dari prakiraan. Neraca Perdagangan mencapai $105,43 Miliar, lebih tinggi dari prakiraan $92,1 Miliar dan pembacaan sebelumnya $84,82 Miliar. Impor tumbuh kuat sebesar 27,4%, sementara diprakirakan naik moderat sebesar 25% dibandingkan rilis sebelumnya 25,3%. Sedangkan ekspor naik 19,4% melampaui ekspektasi 15% dan rilis sebelumnya 14,1%.

Sementara itu, data Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) Tiongkok untuk bulan Mei tetap stabil pada laju tahunan 1,2%, meskipun diprakirakan akan tumbuh lebih cepat sebesar 1,3%.

Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan melemah 0,12% mendekati 99,87 menjelang data IHK AS untuk bulan Mei yang akan dipublikasikan pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB). Inflasi utama AS diprakirakan akan naik menjadi 4,2% tahun-ke-tahun (YoY) dari 3,8% pada bulan April.

Analisis teknis USD/CNH

USD/CNH diperdagangkan lebih rendah di sekitar 6,7763, memperpanjang bias penurunan karena spot bertahan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20-hari di 6,7867. Pasangan yang diperdagangkan di bawah rata-rata jangka pendek ini menunjukkan penjual masih menguasai pasar, sementara Relative Strength Index (RSI) 14-hari di sekitar 42 tetap di bawah garis netral 50, mengindikasikan momentum bearish yang masih bertahan daripada kondisi jenuh jual.

Di sisi atas, resistance terdekat kini sejajar dengan EMA 20-hari di 6,7867, dan penutupan harian di atas hambatan ini diperlukan untuk meredakan tekanan penurunan saat ini dan membuka jalan bagi pemulihan yang lebih berkelanjutan. Di sisi bawah, pasangan mata uang ini bisa turun lebih lanjut menuju 6,7500 jika menembus di bawah level terendah 2 Juni di 6,7580.

(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)

Indikator Ekonomi

Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn)

Indeks Harga Konsumen (IHK), yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional Tiongkok setiap bulan, mengukur perubahan tingkat harga barang dan jasa konsumen yang dibeli oleh penduduk. IHK merupakan indikator utama untuk mengukur inflasi dan perubahan tren pembelian. Pembacaan YoY membandingkan harga pada bulan referensi dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Secara umum, pembacaan yang tinggi dianggap sebagai bullish bagi Renminbi (CNY), sementara pembacaan yang rendah dianggap bearish.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Rab Jun 10, 2026 01.30

Frekuensi: Bulanan

Aktual: 1.2%

Konsensus: 1.3%

Sebelumnya: 1.2%

Sumber: National Bureau of Statistics of China