RBA Tetap Hawkish - AUD/USD Siap Melonjak Lagi?

RBA Tetap Hawkish - AUD/USD Siap Melonjak Lagi?

Dolar Australia kembali mendapat angin segar setelah Reserve Bank of Australia masih membuka peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut.


AUD/USD naik dua hari beruntun, diperdagangkan di sekitar 0,7090 pada sesi Asia Senin.

Pergerakan ini terjadi saat pasar masih mencerna sinyal kebijakan terbaru dari RBA. Gubernur Michele Bullock sudah tegaskan: para pembuat kebijakan siap bertindak jika inflasi tak kunjung mereda seperti yang diharapkan.


Pesan itu menjaga kemungkinan kenaikan suku bunga lain tetap hidup - dan mengangkat posisi Aussie.


Societe Generale menilai pernyataan terbaru RBA bernada hawkish, sementara Rabobank masih memperkirakan bank sentral ini akan menaikkan suku bunga sekali lagi sebelum tahun berakhir.


Faktor dari AS juga turut menopang AUD/USD.


Penjualan Ritel AS turun 0,6% month-on-month pada Juli, meleset jauh dari ekspektasi kenaikan 0,1%. Data yang lebih lemah ini sedikit meredam ekspektasi pengetatan Fed dan ikut menekan Dolar AS.


Akibatnya, kesenjangan kebijakan antara Australia dan AS kembali menjadi sorotan.


Jika RBA tetap tegas sementara Fed mulai melunak, Aussie berpotensi melaju lebih tinggi.


Untuk AUD/USD, 0,7100 kini menjadi level yang perlu dicermati. Penembusan di atasnya bisa membawa 0,7190 ke dalam pandangan, sementara 0,7058 tetap menjadi area support penting.


Saat ini, Aussie punya tiga pendorong utama: RBA hawkish, data AS yang melemah, dan dolar yang mulai kehilangan tenaga.


Dengan AUD/USD bergerak tepat di bawah 0,7100, para trader akan mengamati bagaimana pasangan ini menyikapi level kunci tersebut.