Ringkasan Pasar Pagi: Jepang dan AS lakukan intervensi bersama untuk menopang Yen; Trump tunda serangan baru ke Iran; Laporan laba Amazon perkuat prospek keuntungan investasi AI

Ringkasan Pasar Pagi: Jepang dan AS lakukan intervensi bersama untuk menopang Yen; Trump tunda serangan baru ke Iran; Laporan laba Amazon perkuat prospek keuntungan investasi AI

Ringkasan Utama


💴 Jepang dan Amerika Serikat menjalankan intervensi valuta asing bersama untuk menopang yen. Trump menyatakan dukungan stabilisasi yen. USD/JPY turun 1,22% ke 157,57. Indeks Dolar AS merosot 1,64% mingguan, penurunan mingguan terbesar sejak akhir Januari.


🕊️ Trump berencana menunda serangan militer baru ke Iran guna mengejar kesepakatan cepat. OPEC+ menyetujui peningkatan pasokan sekitar 188.000 barel per hari mulai September.


📊 Laporan kuartal Amazon mengonfirmasi peningkatan imbal hasil investasi AI. Indeks saham utama AS ditutup naik di tengah volatilitas, Nasdaq naik 1,59% dalam seminggu.



I. Proyeksi Pasar


Peristiwa Penting:


- Intervensi bersama Jepang-AS untuk menopang yen: Kementerian Keuangan Jepang mengumumkan intervensi pembelian yen bersama AS. Trump berjanji membantu menstabilkan yen.

→ USD/JPY turun 1,22% ke 157,57. Indeks Dolar turun 0,19% ke 99,812, mencatat penurunan mingguan 1,64%, terbesar sejak akhir Januari.


- Trump tunda serangan baru ke Iran: Trump menyatakan akan menangguhkan serangan militer baru jika kesepakatan cepat dapat membatasi program nuklir Iran dan membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Iran memperingatkan akan membalas tegas jika diserang.

→ Minyak WTI naik 1,29% ke 84,67 USD/barel, turun 5,19% mingguan. Minyak Brent naik 1,22% ke 90,12 USD/barel, naik 23,53% sebulan Juli.


Pandangan Eksklusif:

Yen menguat lebih dari 1% dalam satu sesi pasca intervensi bersama negara G7 yang jarang terjadi. Dampak sinyal diplomatik lebih besar daripada skala intervensi. Dukungan publik Trump menunjukkan nilai tukar sudah menjadi bagian agenda diplomasi AS-Jepang. Minyak mentah sedikit menguat meskipun nada de-eskalasi dan peningkatan pasokan OPEC+, karena investor tetap waspada terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz.



II. Pergerakan Pasar Semalam


— Saham AS: Nasdaq naik 1,00% ke 25373,85; Dow Jones naik 0,53% ke 52485,03. S&P 500 naik 1,05% mingguan, Nasdaq naik 1,59% mingguan.


— Saham Eropa: STOXX Europe 600 turun 0,1% ke 649,19. DAX naik 0,07%, CAC 40 naik 0,28%, FTSE 100 turun 0,27%.


— Pasar Obligasi: Imbal hasil obligasi AS 10 tahun melonjak 8,2 bps, kenaikan harian terbesar sejak 15 Mei, dan naik mingguan dua pekan berturut-turut.


— Komoditas: Minyak WTI September +1,29% di 84,67 USD/barel, turun 5,19% mingguan. Minyak Brent +1,22% di 90,12 USD/barel, naik 23,53% bulan Juli. Emas spot -1,27% ke 4051,30 USD/oz, naik 0,53% bulanan. Perak -1,89% ke 57,8705 USD/oz.


— Pasar Valas: USD/JPY -1,22% di 157,57. Indeks Dolar -0,19% di 99,812, turun 1,64% mingguan. EUR/USD stagnan di 1,1527. GBP/USD +0,12% di 1,3480.


— Aset Kripto: Bitcoin bergerak di sekitar 63.000 USD; Ethereum diperdagangkan di 1863,57 USD.



III. Berita Makro


1. 💴 Jepang dan AS lakukan intervensi bersama untuk mengangkat yen

Kementerian Keuangan Jepang mengumumkan intervensi pembelian yen bersama Amerika Serikat. Trump menyatakan akan membantu menopang yen. Otoritas Jepang bersedia melakukan intervensi bersama tambahan jika diperlukan.

Pandangan: Intervensi bersama negara G7 merupakan kejadian langka. Efek sinyal lebih penting daripada jumlah modal. Toleransi Washington terhadap pelemahan yen sudah mendekati batas. Keberlanjutan dampak intervensi bergantung pada selisih suku bunga AS-Jepang.


2. 🕊️ Trump tunda serangan ke Iran untuk negosiasi cepat

Trump bersedia menangguhkan serangan militer baru jika kesepakatan cepat dapat membatasi ambisi nuklir Iran dan membuka kembali Selat Hormuz. Iran mengancam pembalasan keras atas setiap serangan.

Pandangan: Serangan hanya ditunda bukan dibatalkan. Jendela negosiasi masih sempit. Sikap keras Iran menunjukkan negosiasi akan sulit, premi risiko geopolitik di harga minyak sulit hilang sepenuhnya.


3. 🏛️ Tiga pejabat hawkish Fed dorong kenaikan suku bunga segera

Tiga pengambil kebijakan yang memilih menaikkan suku bunga pada rapat terbaru memperingatkan inflasi dapat bertahan di atas target 2% tanpa pengetatan segera.

Pandangan: Perpecahan kebijakan di Fed muncul secara terbuka. Kebijakan tahan suku bunga pimpinan Wash menghadapi tantangan internal. Jika harga minyak bertahan di atas 90 USD, pernyataan hawkish akan semakin menguat menjelang rapat September.


4. 🛢️ OPEC+ menyetujui peningkatan produksi 188.000 barel/hari mulai September

Langkah ini menandakan pengakhiran penuh pemotongan produksi sukarela yang sudah diperkirakan pasar.

Pandangan: Skala peningkatan pasokan moderat, membatasi tekanan penurunan harga minyak. OPEC+ berusaha menyeimbangkan permintaan global dan stabilitas harga. Kondisi pelayaran di Selat Hormuz tetap menjadi pendorong utama harga minyak jangka pendek.



IV. Berita Perusahaan Global


1. 🤖 OpenAI mengonfirmasi model baru Astra, menyelesaikan 10 soal matematika yang belum terpecahkan dengan biaya komputasi 2.000 USD

Jika terverifikasi, ini menjadi lompatan besar kemampuan penalaran AI, memperluas batas penelitian dan mendorong permintaan daya komputasi baru. Temuan dipresentasikan kepada regulator untuk kerangka aturan AI masa depan.


2. ☁️ Amazon memegang 5% saham OpenAI selain investasi sebelumnya di Anthropic

Amazon memperluas portofolio investasi AI, berinvestasi di OpenAI dan Anthropic sekaligus membangun ekosistem gabungan layanan awan dan model AI. Rencana investasi 50 miliar USD sudah selesai dilaksanakan.


3. 💾 Survei chip memori Korea: Kontrak jangka panjang Samsung menetapkan batas bawah harga tanpa batas atas. Harga spot diperkirakan pulih sebelum musim puncak Kuartal 4

Struktur harga Samsung melindungi pelanggan kontrak jangka panjang dari risiko penurunan harga namun tidak bisa mengunci harga rendah saat harga naik. Chip memori sebagai aset strategis AI sedang mengubah pola harga siklus tradisional.



V. Peristiwa Penting yang Perlu Diperhatikan


📊 PMI Manufaktur Juli dari AS, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Zona Euro dan Inggris. Data manufaktur global akan menguji apakah harga minyak yang lebih rendah dan penurunan ketegangan geopolitik dapat memperbaiki prospek industri.