Rupiah Indonesia: Risiko Pelemahan Masih Berlanjut – MUFG

Rupiah Indonesia: Risiko Pelemahan Masih Berlanjut – MUFG

Lloyd Chan dari MUFG menyoroti kerentanan berkelanjutan rupiah Indonesia karena USD/IDR kembali bergerak di atas 18.000 di tengah ketegangan Timur Tengah yang kembali meningkat dan imbal hasil obligasi AS yang tinggi. Meskipun imbal hasil obligasi pemerintah dan SRBI yang menarik telah mendukung arus masuk asing ke pasar obligasi, arus keluar bersih saham asing yang terus-menerus membuat keseimbangan risiko cenderung ke arah pelemahan rupiah lebih lanjut.

Tekanan Eksternal Membebani Rupiah

"Kami tetap berhati-hati terhadap mata uang regional tertentu, khususnya rupiah Indonesia."

"IDR memimpin pelemahan regional kemarin, dengan USDIDR naik 0,5% untuk kembali bergerak di atas level 18.000."

"Meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan imbal hasil AS yang tinggi terus memberikan tekanan eksternal pada rupiah."

"Meskipun imbal hasil obligasi pemerintah dan SRBI yang tinggi telah membantu menarik masuknya dana asing ke pasar obligasi, Indonesia terus menghadapi arus keluar bersih saham asing yang berkelanjutan."

"Secara keseluruhan, keseimbangan risiko tetap cenderung ke pelemahan rupiah lebih lanjut."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)