USD/JPY Anjlok Saat AS-Jepang 'Bahu-Membahu' Intervensi, Guncang Pasar Forex

USD/JPY Anjlok Saat AS-Jepang 'Bahu-Membahu' Intervensi, Guncang Pasar Forex

Yen mencatat penguatan terbesar dalam lebih dari dua tahun setelah otoritas Jepang diduga kuat turun tangan di pasar valuta asing. USD/JPY sempat anjlok lebih dari 3%, menjadi salah satu penurunan harian ter tajam sejak akhir 2023.


Intervensi ini tampak berbeda dari upaya sebelumnya. Laporan menunjukkan Departemen Keuangan AS juga ikut turun tangan, menjadikan ini koordinasi pertama antara Washington dan Tokyo dalam hampir tiga dekade.


Waktu pelaksanaan juga sangat signifikan. Yen baru-baru ini melemah ke level terendah multidekade, sementara posisi short spekulatif masih mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun. Hal itu membuat pasar rentan terhadap aksi buyback besar-besaran begitu otoritas bertindak.


Langkah ini juga terjadi ketika ekspektasi kenaikan suku bunga AS mereda setelah data inflasi yang lebih lunak. Dolar yang lebih lemah menciptakan latar belakang yang lebih menguntungkan bagi intervensi, memungkinkan pejabat Jepang memaksimalkan dampak dari tindakan mereka.

Penguatan tajam telah memperbaiki prospek teknikal jangka pendek yen. USD/JPY kini menguji support di area 156,00, dan jika berhasil turun di bawahnya, hal itu dapat mendorong gelombang penjualan baru menuju 154,00.


Pertanyaan yang lebih besar adalah apakah ini menandai titik balik atau sekadar koreksi sementara. Jika otoritas terus mempertahankan yen dan posisi spekulatif terus ditutup, tekanan pada USD/JPY dapat berlanjut. Namun, kecuali kesenjangan kebijakan antara Fed dan BoJ semakin menyempit, pemulihan yen mungkin masih akan menghadapi tantangan.