Minyak mentah WTI masih bergerak dalam kisaran sempit di sekitar US$81 per barel, sementara volume perdagangan yang tinggi di area US$81–US$82 meningkatkan risiko terjadinya false breakout. Jika harga mampu bertahan di atas US$82,50, hal tersebut dapat menjadi sinyal kembalinya momentum bullish, sedangkan penurunan di bawah US$79,70 akan melemahkan struktur harga saat ini. Trader dapat lebih memilih menunggu konfirmasi daripada mengambil posisi di dalam zona tanpa arah yang jelas saat ini.
WTI Bergerak dalam Kisaran Sempit di Sekitar US$81 saat Trader Menunggu Breakout
