- USD/JPY mempertahankan kenaikan moderat, didukung oleh Dolar AS yang secara luas lebih kuat menjelang Simposium Jackson Hole.
- Data Indeks Harga Konsumen Tokyo akan dirilis pada hari Kamis, dengan IHK umum dan pengukur tanpa makanan dan energi diprakirakan bertahan di dekat 2%.
- Meredanya ketegangan di Teluk telah memangkas permintaan safe-haven Yen.
USD/JPY diperdagangkan di sekitar 159,40 pada hari Rabu, mempertahankan kenaikan moderat karena Dolar AS (USD) yang lebih kuat menjaga pasangan mata uang ini tetap ditopang. Dolar secara luas dalam penawaran beli menjelang Simposium Jackson Hole.
Laporan mengenai gencatan senjata Amerika Serikat (AS)-Iran yang akan membuka kembali Selat Hormuz telah memangkas permintaan aset-aset safe haven tradisional, membebani Emas dan mengurangi sebagian daya tarik Yen Jepang (JPY) bahkan ketika sentimen yang lebih luas tetap berhati-hati sambil menunggu konfirmasi kesepakatan tersebut.
Fokus terdekat Yen adalah laporan inflasi Tokyo bulan Agustus, yang akan dirilis pada hari Kamis. Baik Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) Tokyo umum maupun pengukur yang tidak termasuk makanan dan energi diprakirakan bertahan di sekitar 2% secara tahunan.
Analisis Teknis Jangka Pendek:
Pada grafik 4 jam, USD/JPY diperdagangkan di 159,33, mempertahankan bias bullish yang konstruktif karena berada di atas Simple Moving Average (SMA) 20 periode di 159,16 dan SMA 100 periode di 158,86. Kumpulan support terdekat di sekitar 159,16–159,26 menopang pasangan mata uang ini setelah kenaikan pekan ini, sementara Relative Strength Index (RSI) di dekat 56 memperkuat momentum ke atas yang stabil tanpa memberi sinyal kondisi jenuh beli.
Di sisi atas, resistance terdekat muncul di 159,37, diikuti oleh batas horizontal terbaru di 159,43, tempat para pembeli mungkin berhenti atau mengurangi eksposur. Di sisi bawah, support awal terlihat di level horizontal 159,26, sebelum dasar 159,16 yang sejajar dengan SMA 20 periode, sementara permintaan yang lebih dalam ditunjukkan oleh SMA 100 periode di 158,86 jika pullback korektif berlanjut.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)
