Yen Jepang Menguat Moderat terhadap Dolar AS setelah Data PCE AS sesuai Prakiraan

Yen Jepang Menguat Moderat terhadap Dolar AS setelah Data PCE AS sesuai Prakiraan
  • Pasangan mata uang USD/JPY mendapat tekanan seiring melemahnya Dolar AS setelah data PCE AS secara umum memenuhi ekspektasi.
  • Pasar memangkas prakiraan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September setelah laporan inflasi.
  • Data CPI Tokyo pada hari Jumat dapat memberikan panduan baru mengenai penentuan waktu kenaikan suku bunga BoJ berikutnya.

Pasangan mata uang USD/JPY diperdagangkan sedikit lebih rendah pada hari Kamis seiring melemahnya Dolar AS (USD) setelah data Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS terbaru secara umum sesuai dengan ekspektasi pasar. Namun, Yen Jepang (JPY) tetap tertekan di dekat level terendah 40 tahun. Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 161,75.

Data dari Biro Analisis Ekonomi AS menunjukkan bahwa Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) Inti naik menjadi 3,4% YoY di bulan Mei dari 3,3% di bulan April. Pada basis bulanan, PCE inti tetap stabil di 0,3%. Sementara itu, PCE umum meningkat menjadi 4,1% YoY dari 3,8%, menandai angka tahunan tertinggi sejak April 2023.

Para pedagang mengabaikan kenaikan tajam pada PCE umum, dan lebih fokus pada kenaikan moderat PCE inti serta angka bulanan yang stabil. Setelah rilis data, para pedagang mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September, dengan probabilitas turun menjadi 60% dari 67% sebelum laporan inflasi, menurut CME FedWatch Tool.

Dolar AS memangkas sebagian kecil kenaikan terbarunya setelah data tersebut. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan di sekitar 101,40 setelah naik ke level tertinggi lebih dari satu tahun di dekat 101,80 pada hari Rabu.

Namun, penurunan Dolar AS tampak terbatas karena pertumbuhan PDB Kuartal I yang lebih kuat dan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal yang lebih rendah dari prakiraan menyoroti ketahanan ekonomi AS, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.

Sementara itu, ekspektasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan terus menormalisasi kebijakan moneter sedikit mendukung Yen Jepang. Selisih suku bunga yang lebar antara BoJ dan The Fed terus menjadi hambatan.

Meski demikian, pelemahan Yen yang persisten di atas ambang 160,00 menjaga risiko intervensi tetap tinggi, membatasi pergerakan ke atas yang lebih kuat pada USD/JPY dalam jangka pendek.

Perhatian kini beralih ke laporan Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) Tokyo pada hari Jumat saat para pedagang mencari sinyal yang lebih jelas kapan BoJ dapat melakukan kenaikan suku bunga berikutnya.

Harga Yen Jepang Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Yen Jepang (JPY) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Yen Jepang adalah yang terkuat melawan Dolar AS.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD -0.12% -0.26% -0.08% -0.21% -0.13% -0.03% -0.25%
EUR 0.12% -0.12% 0.06% -0.07% 0.01% 0.13% -0.12%
GBP 0.26% 0.12% 0.17% 0.08% 0.13% 0.26% -0.00%
JPY 0.08% -0.06% -0.17% -0.14% -0.07% 0.03% -0.20%
CAD 0.21% 0.07% -0.08% 0.14% 0.06% 0.20% -0.07%
AUD 0.13% -0.01% -0.13% 0.07% -0.06% 0.11% -0.11%
NZD 0.03% -0.13% -0.26% -0.03% -0.20% -0.11% -0.27%
CHF 0.25% 0.12% 0.00% 0.20% 0.07% 0.11% 0.27%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Yen Jepang dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili JPY (dasar)/USD (pembanding).