Kementerian Ekonomi Meksiko mengonfirmasi pada Kamis bahwa AS dan Meksiko akan menggelar putaran keempat perundingan renegosiasi USMCA pada awal September. Kedua pihak melaporkan kemajuan di sejumlah bidang, namun masih menemui jalan buntu dalam beberapa isu utama—sebuah perkembangan yang dapat berdampak pada peso Meksiko, sektor otomotif, dan rantai pasok Amerika Utara.
Perkembangan utama dari putaran ketiga pekan ini:
→ Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer bertemu Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan Menteri Ekonomi Marcelo Ebrard.
→ Ebrard menyebut terdapat kemajuan terkait baja, aluminium, dan upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor dari Asia.
→ Menurut Reuters, perjanjian yang sedang dinegosiasikan kembali menopang perdagangan regional senilai hampir US$1,6 triliun.
→ Perundingan dapat berlanjut hingga 2027, sehingga berpotensi memperpanjang ketidakpastian bagi dunia usaha dan perencanaan investasi di Meksiko serta Kanada.
Isu utama yang masih belum terselesaikan — aturan konten otomotif:
→ Washington mendorong persyaratan minimal 50% kandungan khusus AS agar kendaraan dapat memperoleh akses bebas bea.
→ Meksiko menolak usulan tersebut. Sumber Reuters menyebut pemerintah tidak akan menerima "bahkan 1%" kandungan tetap khusus AS karena khawatir menjadi preseden.
→ Aturan saat ini mensyaratkan 75% kandungan Amerika Utara secara keseluruhan, dengan 40% diproduksi oleh pekerja yang memperoleh upah minimal US$16 per jam—standar yang telah dipenuhi di AS dan Kanada.
Tuntutan balasan Meksiko: Penyesuaian tarif Section 232—25% untuk mobil dan 50% untuk baja serta aluminium—sebelum memberikan konsesi lebih lanjut. Presiden Trump belum menunjukkan indikasi akan melonggarkan tarif tersebut.
Greer mengatakan kepada Senat pada Rabu bahwa ia menargetkan tercapainya kesepakatan sementara dengan Meksiko dan Kanada tahun ini, sementara perubahan struktural yang lebih kompleks akan ditunda hingga 2027.
Implikasi bagi pasar: Ketidakpastian yang berkepanjangan mengenai aturan asal barang di sektor otomotif dapat memengaruhi sentimen terhadap peso Meksiko serta rantai pasok otomotif dan baja lintas negara. Pelaku pasar kemungkinan akan memperhatikan perkembangan pada putaran perundingan September serta setiap komentar Gedung Putih mengenai tarif Section 232, mengingat potensi implikasinya terhadap peso Meksiko, baja, aluminium, dan sektor-sektor terkait.
Sumber: Reuters (Emily Green, David Lawder), 23 Juli 2026; Kementerian Ekonomi Meksiko; dokumen kesaksian Senat AS.
