Bitcoin tiba-tiba melonjak kembali ke 70.000 USD pada Rabu, naik sekitar 6% setelah penurunan tajam imbal hasil Treasury memberi ruang bernapas bagi aset berisiko.

Pemicunya datang dari Departemen Keuangan AS.
Treasury mengatakan akan meningkatkan ukuran pembelian kembali utang jangka panjang menjadi setidaknya 4 miliar USD per operasi, dari sebelumnya 2 miliar USD. Pengumuman ini datang setelah imbal hasil Treasury 30 tahun naik ke level tertinggi dalam hampir dua dekade.
Imbal hasil obligasi cepat turun, dan Bitcoin bergerak seiring dengan perdagangan risiko yang lebih luas.
BTC naik ke sekitar 69.750 USD, level tertinggi sejak awal Juni, sementara saham AS juga ikut naik. Reaksi ini menunjukkan bahwa tekanan terbaru dari kenaikan imbal hasil jangka panjang mungkin lebih membebani kripto daripada yang diperkirakan pasar.
Namun, pergerakan satu hari tidak mengubah gambaran yang lebih besar.
Pembelian kembali Treasury relatif kecil dibandingkan dengan ukuran pasar obligasi pemerintah AS, dan tidak banyak mengatasi tekanan fiskal yang mendasar. Dengan utang AS mendekati 40 triliun USD, imbal hasil jangka panjang kemungkinan akan tetap menjadi bagian utama dari cerita pasar.
Bagi Bitcoin, itu membuat pasar obligasi layak untuk dicermati.
Jika imbal hasil Treasury terus mereda, pemulihan terbaru bisa memiliki ruang untuk berlanjut. Jika imbal hasil naik lagi, tekanan pada aset berisiko tinggi bisa kembali secepatnya.
Untuk saat ini, 70.000 USD kembali dalam jangkauan. Pertanyaan yang lebih menarik adalah apakah Bitcoin dapat mempertahankan pergerakan ini setelah reaksi awal terhadap pengumuman Treasury mulai mereda.
