Dolar AS: Komunikasi The Fed Menjadi Kunci bagi Jalur – OCBC

Dolar AS: Komunikasi The Fed Menjadi Kunci bagi Jalur – OCBC

Analis OCBC Sim Moh Siong dan Christopher Wong menyoroti bahwa pasar kembali menaikkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada Juli seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi yang dipicu oleh harga minyak, meski skenario dasar tetap memprakirakan tidak ada perubahan kebijakan. Keputusan menahan suku bunga dengan nada hawkish akan menjaga Dolar AS (USD) tetap didukung dengan mendorong ekspektasi pengetatan ke periode berikutnya. Sebaliknya, jeda yang tidak dijelaskan secara meyakinkan dapat merusak kredibilitas The Fed, mendorong kenaikan ekspektasi inflasi impas, dan membebani Dolar dalam beberapa bulan mendatang.

Penahanan yang Hawkish akan Menopang Dolar

"Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Juli turun menjadi hanya 10% setelah data inflasi AS yang jinak, namun sejak itu rebound ke 35% seiring harga minyak yang lebih tinggi kembali memicu kekhawatiran inflasi."

"Singkatnya, pasar telah bergeser dari memandang kenaikan pada bulan Juli sebagai kemungkinan yang jauh menjadi risiko yang berarti."

"Jika The Fed tetap menahan suku bunga, seperti yang kami prakirakan, reaksi pasar akan bergantung pada komunikasinya."

"Penahanan yang disertai panduan hawkish kemungkinan akan mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga lebih jauh ke depan tanpa secara material mengubah sekitar 55bp pengetatan kumulatif yang telah diprakirakan hingga pertengahan 2027. Dalam skenario ini, USD seharusnya tetap didukung."

"Namun, keputusan untuk mempertahankan suku bunga tanpa perubahan dengan penjelasan yang minim dapat dipandang dovish dan menimbulkan kebingungan mengenai fungsi reaksi The Fed. Kondisi tersebut berisiko mendorong kenaikan tingkat inflasi impas jangka panjang, sebuah perkembangan yang akan berdampak negatif terhadap Dolar AS (USD)."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)