Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Satu Bulan Seiring Turunnya Harga Minyak Menjelang Keputusan The Fed

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Satu Bulan Seiring Turunnya Harga Minyak Menjelang Keputusan The Fed

Indeks Dolar AS turun 0,1% menjadi 101,42 pada Selasa, melemah dari level tertinggi dalam satu bulan karena penurunan harga minyak turut meredakan kekhawatiran pasar terhadap inflasi menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve pada Rabu.

Perkembangan pasar

  1. Harga minyak turun untuk sesi kedua berturut-turut setelah sebelumnya naik sekitar 20% selama dua pekan terakhir. Perkembangan terbaru mengindikasikan ketegangan di Timur Tengah mulai mereda, meskipun Presiden AS Donald Trump mengatakan tindakan militer lebih lanjut masih dapat dipertimbangkan apabila perundingan tidak menunjukkan kemajuan.
  2. Data CME FedWatch menunjukkan pasar memperkirakan sekitar 69% peluang bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50%–3,75%, sementara peluang kenaikan suku bunga sekitar 32%.
  3. Analis Goldman Sachs menyebut keputusan kebijakan pekan ini sebagai situasi yang "sangat tidak pasti", seraya mencatat bahwa data inflasi Juni yang lebih lunak telah mengurangi alasan untuk melakukan pengetatan kebijakan secara langsung, dan bahwa Federal Reserve secara historis cenderung menghindari kenaikan suku bunga yang tidak terduga.
  4. Ketua Federal Reserve Kevin Warsh telah menyampaikan pernyataan yang relatif hawkish sejak Juni serta membentuk beberapa gugus tugas internal untuk meninjau strategi komunikasi dan kerangka inflasi. Dibandingkan pendahulunya, ia memberikan lebih sedikit sinyal mengenai arah kebijakan ke depan.

Pasar mata uang

  1. EUR/USD naik 0,2% menjadi 1,1388 setelah pembuat kebijakan ECB Peter Kazimir kembali menegaskan bahwa kenaikan suku bunga pada September masih diperlukan.
  2. GBP/USD menguat tipis ke 1,3293 menjelang rapat kebijakan Bank of England (BoE) pekan ini.
  3. USD/JPY diperdagangkan di sekitar 163,81, sementara pasar juga memantau rapat kebijakan Bank of Japan (BoJ) yang dijadwalkan berlangsung minggu ini.

Bagi pelaku pasar di Asia Tenggara

Pelaku pasar diperkirakan akan mencermati pengumuman kebijakan Federal Reserve beserta pernyataan resminya, terutama jika pesan yang disampaikan para pembuat kebijakan berbeda dari ekspektasi pasar dalam beberapa waktu terakhir.

Sumber: Reuters, CME Group, Goldman Sachs, Northwestern Mutual Wealth Management.