Dolar AS Stabil saat Pasar Menanti Sinyal The Fed, Yen Menguat Berkat Data Upah

Dolar AS Stabil saat Pasar Menanti Sinyal The Fed, Yen Menguat Berkat Data Upah

Dolar AS bergerak relatif stabil pada hari Selasa karena pelaku pasar menantikan sinyal baru mengenai kebijakan Federal Reserve, sementara yen Jepang menguat tipis setelah data upah menunjukkan hasil yang lebih baik. USD/JPY turun sekitar 0,2%, meskipun yen masih berada di dekat level terlemahnya dalam beberapa dekade dan tetap menjadi perhatian terkait kemungkinan intervensi. Euro dan pound sterling masing-masing melemah sekitar 0,1%, sementara meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz mendorong sikap yang lebih berhati-hati di pasar valuta asing.

Pendapatan upah di Jepang meningkat untuk bulan kelima berturut-turut pada Mei, meskipun laju pertumbuhannya melambat karena inflasi yang dipengaruhi oleh kenaikan biaya energi membebani belanja konsumen. Data tersebut dapat mendukung ekspektasi terhadap kelanjutan normalisasi kebijakan Bank of Japan, meskipun penguatan yen hanya berlangsung singkat di tengah pelemahan mata uang yang masih berlanjut dan peringatan berulang dari otoritas Jepang mengenai spekulasi pasar yang berlebihan. Secara terpisah, Menteri Kebijakan Ekonomi Minoru Kiuchi membantah laporan bahwa pemerintah Jepang menekan Bank of Japan untuk mempertahankan suku bunga tetap rendah, di tengah perhatian terhadap rencana belanja fiskal pemerintah.

Indeks Dolar AS bertahan relatif stabil setelah melemah pekan lalu menyusul laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan. Perhatian pasar kini tertuju pada risalah rapat FOMC yang akan dirilis pada hari Rabu untuk memperoleh gambaran lebih lanjut mengenai penilaian para pembuat kebijakan terhadap inflasi dan prospek suku bunga.

Di tempat lain, USD/CNY bergerak relatif datar menjelang rilis data inflasi China pada Kamis, AUD/USD melemah tipis, dan USD/KRW naik 0,4% seiring pelemahan pasar saham Korea Selatan.

Selanjutnya: Pelaku pasar dapat mencermati risalah rapat FOMC, data inflasi China, serta setiap perkembangan terkait kemungkinan intervensi Bank of Japan untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut mengenai arah pasar valuta asing.

Artikel ini disediakan semata-mata untuk informasi pasar dan bukan merupakan nasihat investasi.