Matthieu Arseneau dan Alexandra Ducharme dari National Bank of Canada (NBC) mencatat bahwa inflasi umum Kanada naik menjadi 3,2% di bulan Mei, di atas kisaran target Bank of Canada (BoC), yang terutama didorong oleh kenaikan harga bensin dan pangan. Namun, pengukur inti tetap mendekati 2%, pertumbuhan upah melemah, dan para penulis berpendapat bahwa kondisi ini membenarkan BoC untuk mempertahankan sikap sabar terhadap suku bunga daripada bereaksi terhadap guncangan minyak yang temporer.
Inflasi Umum Melampaui Target, Inti Masih Lemah
"Meskipun inflasi lebih tinggi dari yang diprakirakan di bulan Mei, kami tidak terlalu khawatir terhadap situasi inflasi di Kanada."
"Karena inflasi di Kanada sudah terkendali dengan baik sebelum guncangan minyak baru-baru ini, kami berpendapat bahwa Bank of Canada harus mengabaikan kenaikan harga energi dan membiarkan suku bunga tidak berubah untuk saat ini."
"Dalam konteks ini, kami percaya risiko efek putaran kedua, seperti inflasi yang didorong oleh upah akibat kenaikan harga energi, tetap terbatas, terutama karena beberapa kelegaan sudah diprakirakan secepat Juni dengan meredanya ketegangan di Timur Tengah."
"Menurut kami, suku bunga tidak tampak akomodatif dalam lingkungan yang ditandai oleh ketidakpastian geopolitik dan ketegangan perdagangan yang berkelanjutan dengan Washington."
"Secara keseluruhan, kondisi saat ini terus mendukung pendekatan sabar dari Bank of Canada."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)
