Emas bertahan di dekat 4.300 USD setelah reli mingguan terkuat dalam beberapa bulan. Harga mencapai level tertinggi tujuh pekan menyusul laporan pekerjaan AS yang sangat lemah, namun pembeli kini menghadapi ujian baru saat dolar mulai stabil.
Data pekerjaan telah mengubah narasi Fed.
Gaji AS turun 23.000 pada Juli, sementara kenaikan bulan sebelumnya direvisi tajam lebih rendah. Pasar sejak itu menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga September di bawah 50%.
Pergeseran itu memberikan angin segar bagi emas. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang emas dan juga dapat menekan dolar.
Namun reli kini membutuhkan katalis lain.
CPI AS pada Rabu dan PPI pada Kamis akan dicermati dengan ketat. Inflasi yang lebih lunak dapat semakin mengurangi alasan untuk kebijakan Fed yang lebih ketat, berpotensi mendorong emas lebih tinggi lagi.
Geopolitik menambah lapisan lain. Ketidakpastian seputar Iran dan Selat Hormuz terus mendukung permintaan safe-haven, meskipun kenaikan harga minyak yang berkelanjutan dapat menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi dan memperumit prospek Fed.
Dari perspektif perdagangan, 4.300 USD adalah level yang perlu dicermati.
Bertahan di atasnya akan menjaga struktur bullish terbaru tetap utuh dan membiarkan 4.400 USD sebagai area kenaikan utama berikutnya. Namun, penembusan jelas di bawah 4.300 USD dapat menandakan bahwa trader mengambil untung setelah reli tajam.
Bagi emas, langkah berikutnya mungkin bermuara pada satu pertanyaan: akankah inflasi AS memberi Fed alasan lain untuk tetap sabar?
