Emas Naik karena Pasar Menimbang Harga Minyak yang Rendah dan Sinyal Fed yang Keras

Emas Naik karena Pasar Menimbang Harga Minyak yang Rendah dan Sinyal Fed yang Keras

Emas sedikit naik pada hari Senin, didukung oleh penurunan harga minyak meskipun para pedagang tetap hati-hati menyusul data lapangan kerja AS minggu ini untuk mendapatkan sinyal kebijakan Fed yang lebih jelas.

→ Emas tunai: $4.055,25/oz, naik 0,3%

→ F utur emas: $4.111,05/oz, naik 0,1%

Yang menggerakkan pasar: Sentimen sempat membaik setelah Presiden Trump mengatakan bahwa serangan terhadap Iran yang direncanakan dibatalkan dan pembicaraan akan dimulai hari Senin. Kementerian Luar Negeri Iran membantah hal ini, menyatakan tidak ada negosiasi dengan Washington yang sedang berlangsung, meninggalkan ketidakpastian mengenai perkembangan di Selat Hormuz dan risiko geopolitik yang lebih luas.

Latar belakang Fed tetap menjadi fokus utama. Keputusan suku bunga minggu lalu yang mempertahankan tingkat suku bunga tidak disetujui secara bulat, dengan tiga presiden regional Fed menyatakan keberatan dan mendukung kenaikan 25 basis poin. Konferensi pers pasca-keputusan oleh Ketua Fed baru Kevin Warsh tidak banyak meyakinkan pasar bahwa inflasi berada dalam kendali, menguatkan ekspektasi bahwa tingkat suku bunga bisa tetap tinggi, latar belakang yang umumnya dinilai kurang mendukung aset non-imbal hasil seperti emas.

Indikator teknikal tetap dipantau ketat: Emas tunai diperdagangkan di bawah rata-rata bergerak sederhana 50 hari, 100 hari, dan 200 hari. Beberapa analis teknikal melihat level-level ini sebagai area resistensi potensial, meskipun pergerakan harga masa depan tetap bergantung pada kondisi pasar yang lebih luas.

Di tempat lain, dolar AS tetap stabil setelah muncul laporan bahwa otoritas Jepang melakukan intervensi untuk mendukung yen. Analis ING mencatat bahwa harga minyak yang lebih rendah juga memberi tekanan pada dolar, merujuk pada laporan bahwa negosiasi, bukan tindakan militer, adalah pendekatan yang disukai Washington dalam berhubungan dengan Iran.

Fokus pasar: Para pelaku pasar sangat memperhatikan data lapangan kerja AS minggu ini untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai prospek kebijakan Federal Reserve. Analis mengatakan hasilnya dapat memengaruhi ekspektasi terhadap tingkat suku bunga dan berkontribusi terhadap pergerakan jangka pendek di emas, dolar AS, dan imbal hasil obligasi pemerintah.

Sumber: Reuters/Investing.com, Federal Reserve, ING