Harga Minyak Turun Setelah Reli Senin di Tengah Konflik Iran dan Kekhawatiran Blokade Houthi

Harga Minyak Turun Setelah Reli Senin di Tengah Konflik Iran dan Kekhawatiran Blokade Houthi

Harga minyak Brent turun 0,9% menjadi US$88,40 per barel, sementara WTI melemah 0,9% menjadi US$82,50 per barel pada Selasa setelah keduanya naik sekitar 1% pada sesi sebelumnya, menurut Reuters.

Faktor yang Memengaruhi Harga Minyak

Pergerakan harga dipengaruhi oleh laporan mengenai kemungkinan usulan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran serta pengumuman blokade laut terhadap Arab Saudi oleh kelompok Houthi di Yaman.

Faktor utama meliputi:

  1. Selat Bab al-Mandeb merupakan jalur penting bagi perdagangan global dan pengiriman minyak. Menurut ING, gangguan terhadap jalur tersebut dapat memaksa kapal menggunakan rute alternatif yang lebih panjang.
  2. Ketegangan militer di kawasan dan upaya diplomatik masih menjadi perhatian pasar.
  3. ING menyatakan pasar masih menilai potensi dampak blokade terhadap pasokan minyak global.

Kondisi Pasar

Sebelumnya pasar memperkirakan pasokan minyak dapat meningkat seiring meredanya ketegangan geopolitik. Namun, perkembangan terbaru kembali mengarahkan perhatian pasar pada risiko geopolitik.

Data yang Akan Dirilis

Menurut EIA, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat mencapai 409,7 juta barel per 10 Juli, sekitar 6% di bawah rata-rata musiman lima tahun.

Pelaku pasar akan mencermati laporan persediaan mingguan dari API dan EIA untuk memperoleh gambaran lebih lanjut mengenai kondisi pasokan minyak dalam jangka pendek.