Harga perak naik ke US$59,13, menembus area resistensi pada grafik 5 jam. Namun, sejumlah indikator teknikal kini berada di area overbought yang menunjukkan volatilitas harga jangka pendek dapat meningkat.
Gambaran Teknikal
- Indikator MACD dan SuperTrend berubah menjadi positif di sekitar US$56.
- Harga menyelesaikan pola double bottom di sekitar US$58.
- Indeks Commodity Channel Index (CCI) berada di 186,34, yang menunjukkan kondisi overbought.
- Harga masih berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 200 periode di US$63,34, sehingga tren jangka panjang belum mengonfirmasi pembalikan arah.
Level Teknikal
Area support berada di sekitar US$58,10 dan US$56,70.
Resistensi dipantau pada US$60,39, US$62,30, dan SMA 200 periode di sekitar US$63,34.
Rentang US$58,80–US$59,50 berpotensi mengalami volatilitas harga yang lebih tinggi.
Latar Belakang Pasar
Menurut GoldSilver.com, harga perak masih berada jauh di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada Januari.
Pasar juga terus memantau defisit pasokan global serta permintaan industri, terutama dari sektor energi surya dan semikonduktor.
Pertemuan Federal Reserve pada 28–29 Juli akan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pergerakan harga perak melalui dampaknya terhadap suku bunga dan imbal hasil riil.
