Minyak: Risiko Kenaikan Meningkat seiring Pasokan Menyempit – ING

Minyak: Risiko Kenaikan Meningkat seiring Pasokan Menyempit – ING

Para analis ING, Warren Patterson dan Ewa Manthey, mencatat bahwa WTI dan Brent turun tajam tetapi melihat potensi kenaikan harga Minyak karena ketegangan AS–Iran berlanjut dan tidak ada kesepakatan damai yang terlihat. Mereka menyoroti pengetatan pasar Minyak global dan AS, penurunan persediaan, serta impor Minyak Tiongkok yang turun tajam yang kemudian bisa rebound dan semakin mengetatkan keseimbangan.

Pengetatan Keseimbangan dan Risiko Geopolitik

"Pasar minyak mengalami aksi jual besar kemarin, dengan WTI ditutup 3,4% lebih rendah pada hari itu dan yang penting di bawah $90/barel."

"Dengan tidak adanya kesepakatan yang segera terlihat dan dengan pasar minyak global yang semakin mengetat setiap hari, kami melihat potensi kenaikan harga, terutama jika gangguan ini berlanjut hingga kuartal ketiga, periode permintaan minyak yang secara musiman lebih kuat."

"Data terbaru dari American Petroleum Institute (API) terus menunjukkan pengetatan di pasar minyak AS."

"Persediaan minyak mentah diprakirakan telah turun sebesar 9,1 Juta barel selama minggu terakhir, sementara persediaan bensin turun sebesar 1,2 Juta barel."

"Ini menyoroti kemampuan Tiongkok untuk membantu menyeimbangkan kembali pasar global."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)