Saham Australia turun pada hari Senin, dengan indeks S&P/ASX 200 turun 0,5% menjadi 9.220 karena kerugian di bank-bank besar mengungguli kenaikan saham pertambangan. Westpac anjlok lebih dari 5% setelah memperingatkan bahwa pertumbuhan kredit perumahan bagi investor bisa berkurang separuh tahun depan serta melaporkan penurunan 20% dalam aplikasi pembiayaan hipotek.
Kekuatan lemah menyebar ke seluruh sektor perbankan, menyebabkan sub-indeks finansial turun 1,9%. Sebaliknya, para penambang naik 1,4% karena harga logam yang lebih kuat mendukung BHP dan Rio Tinto.
Pasar kini beralih ke keputusan Bank Sentral Australia (RBA) hari Selasa. Suku bunga diperkirakan akan tetap tidak berubah, sehingga panduan bank sentral mengenai kebijakan masa depan menjadi sangat penting bagi saham Australia dan mata uang tersebut.
Perkiraan pedagang: Kekuatan lemah di sektor perbankan menunjukkan meningkatnya sensitivitas terhadap siklus kredit domestik dan properti, sementara penambang yang lebih kuat memberikan beberapa kompensasi. Para pedagang mungkin fokus pada pandangan suku bunga RBA dan petunjuk tentang arah AUD, valuasi bank, serta sentimen risiko ekuitas secara luas.
