USD/JPY Memantul ke 158, Pembeli Hadapi Ujian Lebih Berat

USD/JPY Memantul ke 158, Pembeli Hadapi Ujian Lebih Berat

USD/JPY diperdagangkan di sekitar 157,88 setelah pulih dari level terendah baru-baru ini, dengan momentum jangka pendek menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Namun, gambaran yang lebih luas tetap hati-hati karena pasangan ini masih diperdagangkan di bawah moving average utamanya.

Rebound telah membawa USD/JPY kembali di atas garis tren naik yang sempat terputus di sekitar 157,72, sementara level Fibonacci 23,6% di 157,30 juga bertahan sebagai support. Itu memberi pembeli sedikit ruang bernapas, tetapi pemulihan masih perlu konfirmasi.


Hambatan pertama berada di 158,58, retracement Fibonacci 38,2%. Menembus level ini akan memperkuat rebound, namun ujian yang lebih penting terletak di sekitar 159,60–159,85, di mana retracement 50% bertemu dengan SMA 100-periode.


Zona 159,60–159,85 dapat menentukan apakah ini pemulihan nyata atau sekadar bounce jangka pendek. Jika pembeli bisa menembus dan bertahan di atasnya, pasangan ini bisa berbalik naik menuju 160,64.


Di atasnya, resistensi menjadi lebih berat. Retracement 61,8% di 160,64, SMA 200-periode di 161,78, dan level 78,6% di sekitar 162,12 membentuk zona suplai lebar yang bisa membuat kenaikan lebih lanjut sulit dipertahankan.


Gambaran downside juga sama pentingnya. 157,72 adalah level pertama yang harus dipertahankan, sementara penembusan di bawah 157,30 akan melemahkan pemulihan saat ini dan mengembalikan support Fibonacci yang lebih dalam di dekat 155,23 ke dalam radar.


Untuk saat ini, USD/JPY terjepit antara momentum jangka pendek yang membaik dan struktur resistensi yang jauh lebih berat di atas. Penembusan di atas 159,85 akan menggeser bias jangka pendek lebih tinggi; kegagalan di sana bisa membuat pasangan ini rentan terhadap pergerakan turun lagi.