Yuan Tiongkok: Apresiasi Bertahap Diprakirakan Terjadi versus Dolar – Nordea

Yuan Tiongkok: Apresiasi Bertahap Diprakirakan Terjadi versus Dolar – Nordea

Kristian Nummelin dari Nordea menyoroti bahwa yuan Tiongkok adalah mata uang Asia dengan kinerja terbaik tahun ini, menguat terhadap Dolar dan Euro meskipun spread imbal hasil AS–Tiongkok melebar. Bank Rakyat Tiongkok (People Bank of China's atau PBOC) tampak nyaman dengan yuan yang lebih kuat, dan Nordea memprakirakan apresiasi bertahap terhadap Dolar akan berlanjut, didukung oleh surplus neraca transaksi berjalan yang besar dan potensi toleransi kebijakan.

Toleransi Kebijakan pada Yuan yang Lebih Kuat

"Yuan Tiongkok telah berkinerja baik tahun ini, baik terhadap dolar AS maupun euro."

"Diferensial bunga AS-Tiongkok adalah pendorong penting USD/CNY."

"Sejak konflik Iran dimulai, imbal hasil AS telah bergerak lebih tinggi, memperlebar spread imbal hasil terhadap Tiongkok."

"Namun, USD/CNY terus bergerak turun, mengindikasikan tekanan apresiasi tampak persisten."

"Bank Rakyat Tiongkok (People Bank of China's atau PBOC) tidak menolak tekanan penguatan ini, dan penetapan kurs harian mengindikasikan bahwa apresiasi lebih lanjut dapat ditoleransi oleh para pengambil kebijakan."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)