Emas di India melemah saat kekuatan dolar dan menurunnya permintaan safe haven menekan harga

Emas di India melemah saat kekuatan dolar dan menurunnya permintaan safe haven menekan harga

Harga emas di India turun pada hari Selasa, melemah sekitar 1,3% dari sesi sebelumnya menurut data FXStreet, akibat penguatan dolar AS dan berkurangnya premi risiko geopolitik setelah kemajuan diplomatik AS–Iran.

Level harga

Penurunan terjadi di seluruh satuan. Pada level gram, harga turun menjadi 12.623,95 INR dari 12.787,61 INR — turun 163 INR dalam satu sesi. Pada level tola, harga turun dari 149.152,10 INR menjadi 147.243,60 INR, turun hampir 1.909 INR. Pada level troy ounce, emas berada di 392.654,10 INR, mencerminkan tekanan dari konversi USD/INR.

FXStreet menghitung harga emas India dengan mengonversi harga spot emas global dalam USD menggunakan kurs USD/INR. Harga pasar fisik domestik dapat sedikit berbeda.

Tiga faktor penekan harga emas

Penurunan ini dipicu oleh tiga faktor utama:

  • Penguatan dolar AS: Indeks Dolar (DXY) berada dekat level tertinggi 13 bulan di 101,13, membuat emas lebih mahal bagi pembeli non-AS.
  • Menurunnya risiko geopolitik: Perundingan nuklir AS–Iran menunjukkan kemajuan; Wakil Presiden JD Vance menyebut “kemajuan besar”, dan Iran setuju mengizinkan inspeksi IAEA kembali.
  • Sikap hawkish The Fed: Ketua Fed Kevin Warsh menunjukkan nada lebih ketat dari perkiraan pada pertemuan Juni, dengan peluang kenaikan suku bunga September mencapai 100% menurut CME FedWatch, meningkatkan opportunity cost emas.

Perspektif trader Asia Tenggara

Pergerakan emas saat ini dipengaruhi tarik-menarik antara tekanan bearish dari dolar dan The Fed, serta potensi risiko geopolitik yang dapat kembali mendukung harga. Untuk harga dalam INR, volatilitas juga diperkuat oleh pelemahan rupee terhadap USD.

Kesimpulan trader: Bias jangka pendek emas cenderung bearish karena dolar kuat dan meredanya ketegangan Timur Tengah. Data PCE AS minggu ini menjadi katalis utama.

Sumber: FXStreet, CME FedWatch Tool, CNBC, Pernyataan rapat Federal Reserve Juni 2025