EUR/USD Mendekati Level Tertinggi Dua Pekan Seiring Meredanya Ekspektasi Pengetatan The Fed, Sementara Resistensi Teknikal Tetap Menjadi Perhatian

EUR/USD Mendekati Level Tertinggi Dua Pekan Seiring Meredanya Ekspektasi Pengetatan The Fed, Sementara Resistensi Teknikal Tetap Menjadi Perhatian

Harga perak (XAG/USD) naik ke level tertinggi dalam sepekan di sekitar US$62,15 pada awal sesi Eropa hari Jumat, memperpanjang pemulihan selama dua hari setelah laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan mendorong pasar untuk mengurangi ekspektasi pengetatan kebijakan moneter oleh Federal Reserve.

Ekonomi AS menambah sekitar 57.000 lapangan kerja pada Juni, lebih rendah dibandingkan perkiraan pasar sekitar 110.000, menurut data Trading Economics. Setelah rilis data tersebut, penetapan harga di pasar menurunkan probabilitas tersirat kenaikan suku bunga The Fed pada September menjadi sekitar 50%, dari sekitar 66% sebelumnya, berdasarkan CME FedWatch Tool.

Geopolitik Masih Menjadi Faktor yang Perlu Dicermati

Pelaku pasar tetap memantau perkembangan hubungan antara Amerika Serikat dan Iran yang masih rapuh.

Komando militer gabungan Iran pada Kamis memperingatkan bahwa setiap campur tangan Amerika Serikat di Selat Hormuz akan memicu "respons yang cepat dan tegas". Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Teheran telah "menerima hampir semua" persyaratan yang diajukan Washington.

Setiap peningkatan kembali ketegangan di kawasan tersebut dapat memicu kembali kekhawatiran terhadap inflasi dan berpotensi membatasi kenaikan harga perak, mengingat logam ini berperan sebagai bahan baku industri sekaligus aset lindung nilai (safe-haven).

Gambaran Teknikal: Rebound Belum Mengonfirmasi Pembalikan Tren

Meskipun harga mengalami pemulihan, struktur teknikal perak pada grafik harian masih menunjukkan kecenderungan bearish.

Harga masih diperdagangkan di bawah garis tengah Bollinger Bands dan juga berada di bawah moving average 100 hari, sementara Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di sekitar level 42, masih di bawah ambang netral 50.

Kombinasi indikator tersebut umumnya diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa kenaikan saat ini lebih menyerupai rebound korektif dalam tren turun yang lebih luas daripada konfirmasi pembalikan tren.

Level-Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Resistensi

  1. US$63,50 — garis tengah Bollinger Bands
  2. US$70,00 — level psikologis
  3. US$71,80 — batas atas Bollinger Bands
  4. US$75,00 — moving average 100 hari

Support

  1. US$60,00 — level psikologis
  2. US$55,25 — batas bawah Bollinger Bands

Apabila harga bergerak turun dan bertahan di bawah level US$55,25, kondisi tersebut dapat membuka peluang bagi pelemahan yang lebih dalam.

Mengapa Hal Ini Penting bagi Trader di Asia Tenggara

Pergerakan harga perak sering kali dipengaruhi oleh perubahan ekspektasi suku bunga Federal Reserve serta pergerakan dolar AS, yang juga dapat berdampak pada nilai tukar mata uang dan pasar komoditas di kawasan ASEAN.

Meskipun harga perak telah turun lebih dari 15% dalam sebulan terakhir, logam tersebut masih mencatat kenaikan hampir 70% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut data Trading Economics.

Dengan kondisi tersebut, volatilitas pasar diperkirakan dapat tetap tinggi dalam jangka pendek. Pelaku pasar dapat mencermati kisaran US$60,00 hingga US$63,50 sebagai area teknikal penting, sambil mengikuti komentar terbaru dari para pejabat Federal Reserve serta perkembangan situasi di Selat Hormuz yang dapat memengaruhi sentimen pasar.

Analisis teknikal mengacu pada data grafik FXStreet, sementara data makroekonomi dan harga bersumber dari Trading Economics serta CME FedWatch Tool. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi.