Franc Swiss Melemah ke Dekat 0,8100 Meski Penjualan Ritel Melampaui Ekspektasi

Franc Swiss Melemah ke Dekat 0,8100 Meski Penjualan Ritel Melampaui Ekspektasi

Franc Swiss (CHF) melemah untuk sesi kedua berturut-turut terhadap Dolar AS yang menguat secara luas pada Rabu. Pasangan USD/CHF naik 0,14% dan mendekati level tertinggi minggu ini di sekitar 0,8100, meskipun data penjualan ritel Swiss dirilis jauh lebih kuat dari perkiraan.

Data dari Kantor Statistik Federal Swiss menunjukkan Penjualan Ritel Riil pada Mei meningkat 3,5% dibandingkan tahun sebelumnya, jauh di atas konsensus pasar sebesar 0,8% serta lebih tinggi dibandingkan angka April yang direvisi naik menjadi 1,7%. Hasil tersebut secara umum dipandang sebagai faktor yang mendukung Franc Swiss, meskipun pergerakan mata uang tetap bergantung pada kondisi pasar yang lebih luas. Reaksi pasar yang terbatas menunjukkan bahwa penguatan Dolar AS tetap menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga pada sesi Rabu.

Di sisi domestik, indeks PMI SVME Swiss dijadwalkan dirilis kemudian hari dengan perkiraan turun tipis menjadi 56,5 pada Juni dari 57,3 pada Mei. Jika sesuai perkiraan, indeks tersebut masih akan berada di wilayah ekspansi.

Sementara itu, data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis baru-baru ini terus mendukung pandangan bahwa ekonomi AS masih menunjukkan ketahanan yang relatif baik. Laporan JOLTS pada Selasa menunjukkan lowongan pekerjaan meningkat menjadi 7,594 juta pada Mei, melampaui perkiraan pasar sebesar 7,3 juta maupun angka April sebesar 7,585 juta. Data tersebut turut memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan sikap kebijakan moneter yang tetap ketat sambil terus mengevaluasi data ekonomi yang masuk.

Perbedaan antara kuatnya data penjualan ritel Swiss dan berlanjutnya permintaan terhadap Dolar AS menunjukkan bahwa perkembangan makroekonomi AS menjadi faktor yang lebih dominan dalam pergerakan USD/CHF pada sesi perdagangan Rabu dibandingkan data domestik Swiss. Pelaku pasar akan mencermati laporan ketenagakerjaan ADP, ISM PMI pada Rabu, serta laporan Nonfarm Payrolls pada Kamis untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut mengenai arah pasar.