Harga Emas Turun Hampir 3% Saat Pasar Menilai Kembali Prospek Suku Bunga di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Harga Emas Turun Hampir 3% Saat Pasar Menilai Kembali Prospek Suku Bunga di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Harga emas turun tajam pada Senin ketika investor menilai kembali prospek suku bunga Amerika Serikat di tengah kenaikan harga minyak dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Pergerakan harga

  1. Emas spot: US$4.001,13 per ons (-2,9%)
  2. Kontrak berjangka emas: US$4.008,65 per ons (-2,6%)
  3. Probabilitas kenaikan suku bunga Fed pada Juli: 43%, naik dari 34% sehari sebelumnya, menurut CME FedWatch.

Analis mengatakan kenaikan harga minyak meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi, sehingga mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah. Faktor-faktor tersebut secara umum dipandang memberikan tekanan terhadap harga emas karena emas tidak menghasilkan imbal hasil dan diperdagangkan dalam dolar AS.

Pasar kini menantikan rilis data CPI dan PPI Amerika Serikat, serta kesaksian Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di hadapan Kongres. Investor juga akan mencermati pernyataan para pejabat Federal Reserve mengenai prospek kebijakan moneter.

Brent Schutte, Chief Investment Officer Northwestern Mutual Wealth Management, mengatakan bahwa risiko inflasi tidak seharusnya hanya dikaitkan dengan perkembangan di kawasan Teluk karena tekanan harga dapat tetap bertahan meskipun harga energi mulai stabil.

Sumber: Reuters; CME FedWatch.