Harga Minyak Naik Lebih dari 3% Seiring Pasar Mencermati Data Persediaan Minyak AS dan Prospek Pasokan OPEC+

Harga Minyak Naik Lebih dari 3% Seiring Pasar Mencermati Data Persediaan Minyak AS dan Prospek Pasokan OPEC+

Harga minyak naik lebih dari 3% pada awal perdagangan Rabu, memulihkan sebagian penurunan pada sesi sebelumnya seiring pasar mengevaluasi penurunan persediaan minyak mentah AS serta laporan mengenai rencana produksi OPEC+, sambil terus memantau perkembangan terkait Amerika Serikat dan Iran.

Pergerakan harga

  1. Minyak mentah Brent naik US$2,71 menjadi US$86,80 per barel.
  2. Minyak mentah WTI menguat US$2,26 menjadi US$81,95 per barel.
  3. Kedua acuan harga minyak tersebut tetap bergerak volatil di tengah perhatian pasar terhadap kondisi pelayaran di Selat Hormuz.

Perkembangan pasokan

  1. Menurut Reuters yang mengutip data American Petroleum Institute (API), persediaan minyak mentah AS turun sekitar 3,3 juta barel pada pekan yang berakhir 24 Juli. Data resmi dari U.S. Energy Information Administration (EIA) dijadwalkan dirilis pada Rabu.
  2. Persediaan bensin meningkat 918.000 barel, sementara persediaan produk sulingan bertambah 355.000 barel.
  3. Reuters juga melaporkan, mengutip sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, bahwa OPEC+ sedang mempertimbangkan penundaan selama tiga bulan terhadap rencana peningkatan produksi yang dijadwalkan mulai Oktober, setelah menyelesaikan proses pengembalian bertahap pemangkasan produksi sukarela.

Perkembangan geopolitik

  1. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa operasi militer yang telah direncanakan dibatalkan dan menggambarkan pembicaraan terbaru dengan Iran secara positif. Namun, ia juga menyatakan bahwa tindakan lebih lanjut masih dapat dipertimbangkan apabila perundingan tidak membuahkan hasil.
  2. Pejabat Iran menyatakan bahwa negara tersebut tidak berupaya melanjutkan kembali perundingan. Pernyataan yang berbeda dari kedua pihak menunjukkan bahwa perkembangan diplomatik masih diselimuti ketidakpastian.
  3. Sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa Oman telah menyampaikan sebuah proposal kepada Iran terkait pengelolaan pelayaran di Selat Hormuz dengan tujuan mendukung kelancaran perdagangan maritim.

Bagi pelaku pasar di Asia Tenggara

Pergerakan harga terbaru menunjukkan bahwa pasar masih sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik dan berita terkait pasokan. Pelaku pasar diperkirakan akan mencermati laporan resmi persediaan minyak dari EIA serta perkembangan lebih lanjut di kawasan Timur Tengah.

Sumber: Reuters, American Petroleum Institute (API), U.S. Energy Information Administration (EIA).